Sebagai penggemar Pokemon seumur hidup, penulis berharap Beast of Reincarnation menjadi pernyataan dari Game Freak.
Studio pengembang Pokemon ini telah bertahun-tahun berkarya dalam salah satu waralaba terbesar di industri game, sehingga melihat mereka mencoba genre yang berbeda sangatlah menarik.
>>> Brendan Fraser Kembali ke 'The Mummy', Dua Bintang Lama Ikut Bergabung
Beast of Reincarnation menjanjikan action RPG yang lebih gelap berlatar versi pasca-apokaliptik Jepang, dengan pertarungan menantang, eksplorasi, dan hubungan antara protagonis Emma dan anjingnya, Koo.
Premis ambisius ini diharapkan menunjukkan bahwa Game Freak telah mempelajari trik baru yang kelak bermanfaat bagi waralaba utamanya.
Namun, respons kritis terhadap game ini justru menimbulkan pertanyaan apakah pelajaran tersebut akan benar-benar diterapkan. Pokemon Winds and Waves perlu merepresentasikan lompatan besar ke depan.
Ambisikan Beast of Reincarnation dan Harapan untuk Generasi Mendatang
Game Pokemon Generasi 10 mendatang dikembangkan secara eksklusif untuk Nintendo Switch 2, menampilkan dunia terbuka dengan pulau-pulau berangin, lautan luas, dan ekosistem yang dibangun berdasarkan lingkungan regional.
Hal ini terdengar seperti lompatan teknologi dan desain yang dibutuhkan Pokemon.
Sayangnya, Beast of Reincarnation justru hadir sebagai action RPG yang biasa-biasa saja.
Para kritikus memuji beberapa elemen seperti atmosfer, ide pertarungan, dan karakter Koo, namun mengkritik kurangnya kedalaman, pertemuan repetitif, dan penceritaan yang belum matang.
Alih-alih meyakinkan bahwa Game Freak siap untuk generasi berikutnya, game ini justru membuat penulis lebih berhati-hati.
Beast of Reincarnation secara visual merupakan karya paling mengesankan dari Game Freak, dengan premis yang sangat berbeda dari Pokemon.
Game ini berlatar tahun 4026 di dunia yang dilanda Blight, sebuah latar pasca-apokaliptik yang sangat berbeda dari dunia penuh warna yang identik dengan Pokemon.
Ambisi ini penting mengingat tekanan yang dihadapi Game Freak untuk berevolusi secara teknis dan kreatif.
Pokemon Scarlet dan Violet telah menetapkan arah dunia terbuka untuk seri utama, sementara Pokemon Legends: Arceus dan Z-A bereksperimen dengan eksplorasi dan pertemuan Pokemon yang berbeda dari formula tradisional.
