Green Day buka suara soal film terbaru mereka, Nimrods. Film ini bukan biopik tentang perjalanan karier band, melainkan kisah fiksi tentang masa remaja.
Billie Joe Armstrong, Mike Dirnt, dan Tré Cool menjelaskan alasan mereka memilih pendekatan berbeda.
Mereka ingin bercerita tentang proses pendewasaan, bukan sekadar memutar ulang kehidupan pribadi di layar lebar.
Kisah Fiksi yang Lebih Personal
Menurut para personel Green Day, Nimrods sengaja dibuat sebagai cerita fiksi. Hal ini memberi ruang lebih luas untuk mengeksplorasi tema-tema universal yang dialami banyak orang.
Mereka merasa biopik konvensional terlalu membatasi. Dengan fiksi, mereka bisa menghadirkan emosi dan pengalaman yang lebih dekat dengan penonton.
Nimrods pun menjadi medium untuk menyampaikan pesan tentang pertumbuhan dan pencarian jati diri. Ini berbeda dari film biografi pada umumnya.