⌂ Beranda News 30 Tahun A Game of Thrones: Fans Masih Menunggu Akhir Cerita yang Sesungguhnya

30 Tahun A Game of Thrones: Fans Masih Menunggu Akhir Cerita yang Sesungguhnya

30 Tahun A Game of Thrones: Fans Masih Menunggu Akhir Cerita yang Sesungguhnya
Ilustrasi: 30 Tahun A Game of Thrones: Fans Masih Menunggu Akhir Cerita yang Sesungguhnya
A A Ukuran Teks16px

Tiga puluh tahun lalu, sebuah novel fantasi yang kemudian menjadi fenomena besar mulai diterbitkan.

Novel tersebut tidak hanya mengubah genre fantasi di layar kaca, tetapi juga membuat para penggemar masih menunggu akhir cerita yang sesungguhnya.

>>> 10 Film Wajib Tonton untuk Penggemar The Mummy

Banyak buku fantasi hebat di luar sana, tetapi tidak semuanya mendapatkan pengakuan yang layak.

Hanya sedikit yang berhasil menjadi nama besar dan meraih status blockbuster, menarik perhatian pecinta fantasi dan penonton mainstream sekaligus.

Buku-buku seperti itu biasanya menjadi tren untuk kategori tersebut, dan dalam kasus ini, pengaruhnya melampaui halaman.

Meskipun novel fantasi blockbuster ini merayakan ulang tahunnya yang ke-30, para pembaca masih belum tahu bagaimana ceritanya berakhir.

Perjalanan panjang bukanlah hal yang asing dalam genre ini, terutama karena buku-buku dan seri lengkapnya cenderung panjang.

Namun, ada kabar baik: para penggemar mendapatkan penutup cerita di layar kaca. Meski begitu, banyak yang masih ingin melihat bagaimana penulis mengakhiri semuanya.

A Game of Thrones Terbit 30 Tahun Lalu pada 1 Agustus

A Game of Thrones diterbitkan 30 tahun lalu minggu ini, dengan novel fantasi karya George R. R.

Martin yang hadir pada 1 Agustus 1996. Sulit dipercaya sekarang, tetapi novel ini tidak langsung menjadi sukses besar.

Novel ini mendapat minat yang cukup, dan memenangkan Locus Award untuk Novel Fantasi Terbaik pada tahun 1997.

Namun, popularitasnya meningkat secara bertahap seiring sekuelnya, dan baru masuk daftar buku terlaris New York Times pada tahun 2011 — tepat saat HBO membawanya ke layar kaca.

Pada saat itu, tidak ada yang bisa membayangkan apa yang akan terjadi, termasuk Martin sendiri. Novel ini kemudian menginspirasi novel-novel fantasi gelap dengan nuansa politik lainnya.

Belum lagi pengaruhnya terhadap televisi fantasi yang masih terasa hingga hari ini.

Novel George R.R. Martin Melahirkan Seri Blockbuster dan Mengubah Televisi Fantasi

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru