⌂ Beranda News 5 Game Shooter 1990-an yang Berpengaruh Namun Jarang Dibahas

5 Game Shooter 1990-an yang Berpengaruh Namun Jarang Dibahas

5 Game Shooter 1990-an yang Berpengaruh Namun Jarang Dibahas
Ilustrasi: 5 Game Shooter 1990-an yang Berpengaruh Namun Jarang Dibahas
A A Ukuran Teks16px

Era 1990-an menjadi saksi kebangkitan genre shooter berkat judul-judul ikonik seperti Doom dan GoldenEye 007. Namun, di balik popularitas game-game tersebut, ada beberapa shooter penting yang perlahan dilupakan.

Berikut lima game shooter yang layak mendapat lebih banyak pengakuan atas kontribusinya.

>>> Penulis Children of Blood and Bone Buka Suara soal Kontroversi Film: 'Hal Terburuk yang Pernah Saya Alami'

5. Carnivores 2

Pada awal era shooter, game berburu menjadi subgenre yang populer. Carnivores (1998) memungkinkan pemain berburu dinosaurus, namun hewan buruan tidak melawan balik.

Carnivores 2 mengubahnya dengan membuat dinosaurus bisa menyerang pemain.

Meski AI-nya tidak terlalu canggih, langkah ini mendorong evolusi genre berburu dan mungkin memengaruhi lahirnya seri Monster Hunter.

4. Tom Clancy’s Rainbow Six

Rainbow Six (1998) dari Red Storm Entertainment menawarkan pendekatan taktis yang mendalam. Pemain tidak sekadar menembak, tetapi juga merencanakan rute dan strategi sebelum bertempur.

Pengaruh game ini masih terlihat pada judul modern seperti Door Kickers dan Ready or Not, meski tidak ada yang benar-benar menangkap sensasi perencanaan misi ala Rainbow Six klasik.

3. The Wheel of Time

Game ini menggabungkan dunia fantasi Robert Jordan dengan mekanisme tembak-menembak cepat ala Unreal. Hasilnya adalah perpaduan unik yang menawarkan lebih dari 40 artefak magis dengan kemampuan khusus.

>>> Rekomendasi Situs Legal dan Terpopuler untuk Baca Manhwa

Pemain bisa mengombinasikan artefak untuk menyerang atau bertahan. Sayangnya, perpaduan genre dan IP yang aneh membuat game ini kurang populer.

2. Outlaws

Dikembangkan oleh LucasArts, Outlaws menggunakan versi upgrade dari engine game Star Wars: Dark Forces.

Game ini dikenal sebagai pelopor fitur sniper zoom yang kini menjadi standar di banyak shooter.

Selain itu, Outlaws juga memperkenalkan animasi reload senjata realistis berkat engine INSANE. Game ini sempat mendapat remaster HD pada 2025, namun tetap jarang dibahas.

1. Rise of the Triad: Dark War

Awalnya dikembangkan sebagai sekuel Wolfenstein 3D, game ini akhirnya menjadi judul mandiri.

Pemain bisa memilih salah satu dari lima karakter dengan statistik berbeda, sebuah konsep yang kini lazim dalam genre shooter.

>>> 5 RPG Fantasi dengan Sistem Kustomisasi Karakter Terdalam

Rise of the Triad juga memiliki mekanik unik seperti musuh yang pura-pura mati lalu menyerang. Inovasi-inovasi ini membuatnya layak mendapat pengakuan lebih.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru