⌂ Beranda News 8 Film Fantasi Terlupakan yang Layak Ditonton Kembali

8 Film Fantasi Terlupakan yang Layak Ditonton Kembali

8 Film Fantasi Terlupakan yang Layak Ditonton Kembali
A A Ukuran Teks16px

Ladyhawke (1985)

Film fantasi gelap ini berkisah tentang seorang pencuri yang berteman dengan pasangan terkutuk. Kapten Navarre dan kekasihnya, Lady Isabeau, tidak bisa bersama karena kutukan.

Isabeau berubah menjadi elang di siang hari, sementara Navarre menjadi serigala di malam hari. Mereka hanya bisa bersama sebagai manusia saat senja.

Kisah cinta yang menghantui ini telah diabaikan selama lebih dari empat dekade.

Excalibur (1981)

Film epik ini menceritakan legenda Raja Arthur dan para ksatria Meja Bundar. Excalibur berhasil memadukan keindahan mitos dengan realisme kekerasan.

Dengan gaya operatik yang indah dan penggambaran kekerasan yang gamblang, film ini menjadi salah satu adaptasi King Arthur terbaik.

Dragonslayer (1981)

Film ini mengikuti seorang penyihir muda yang berusaha mengalahkan naga Vermithrax Pejorative. Naga ini mendapat pujian dari George R.

R. Martin, penulis Game of Thrones.

Dragonslayer menggabungkan efek visual inovatif dengan latar abad pertengahan yang realistis. Penonton akan merasa benar-benar ikut dalam petualangan sang penyihir.

The City of Lost Children (1995)

Film fantasi gelap asal Prancis ini menggabungkan dongeng dengan latar steampunk. Ceritanya tentang seorang ilmuwan yang menculik anak-anak untuk mencuri mimpi mereka.

>>> Mainan Robot Batman Timah Tahun 1960-an Terjual Rp400 Juta

Konsep yang mengganggu ini mengeksplorasi tema kepolosan dan kehilangan masa kanak-kanak. The City of Lost Children adalah puncak penceritaan surealis, namun sebagian besar orang belum pernah mendengarnya.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru