Genre fantasi telah melahirkan banyak film ikonik seperti The Wizard of Oz dan The Lord of the Rings.
Namun, tidak semua film fantasi mendapat tempat di hati penonton.
>>> Gundam Hadirkan Kembali Geara Doga dari Char's Counterattack
Banyak film fantasi berkualitas tinggi yang justru terlupakan seiring waktu. Berikut delapan film fantasi yang mungkin tidak Anda ingat, tetapi layak untuk ditonton.
The Last Unicorn (1982)
Film animasi ini diadaptasi dari novel karya Peter S. Beagle.
Ceritanya mengikuti seekor unicorn bernama Lady Amalthea yang menyadari dirinya adalah spesies terakhir.
The Last Unicorn berani mematahkan stereotip dongeng tradisional. Film ini menyajikan karakter yang kompleks dan kisah pahit manis tentang kematian dan penyesalan.
The Black Cauldron (1985)
Film animasi Disney ini terinspirasi dari novel The Chronicles of Prydain. Kisahnya berpusat pada Taran, seorang penggembala babi, yang harus menghadapi Horned King yang jahat.
Horned King menjadi salah satu penjahat Disney paling menakutkan. Film ini juga menggabungkan animasi tradisional dengan CGI awal, menciptakan suasana abad pertengahan yang unik.
The Adventures of Baron Munchausen (1988)
Film ini mengikuti Baron Munchausen yang mengaku sebagai baron asli dan berusaha mempertahankan kota Eropa dari konflik dengan Kesultanan Ottoman.
Sayangnya, film ini merugi hampir 40 juta dolar.
Meski secara komersial gagal, film ini menawarkan efek praktis yang memukau dan penceritaan satir yang mengharukan.
Intinya adalah kisah tentang seorang tua yang percaya bahwa keajaiban adalah kunci menjaga semangat manusia.
Return to Oz (1985)
Sekuel tidak resmi dari The Wizard of Oz ini mengikuti Dorothy yang kembali ke Negeri Oz. Namun, Oz telah dikuasai oleh Nome King.
>>> 3 Acara TV Kultus 1991 yang Masih Dibicarakan Penggemar di 2026
Berbeda dengan film aslinya yang ceria, Return to Oz lebih gelap dan setia pada novel L. Frank Baum.
Film ini menggambarkan Oz sebagai tempat yang berbahaya dan tidak stabil.
