Serial manga One Piece karya Eiichiro Oda memulai perjalanannya di majalah Weekly Shonen Jump pada tahun 1997.
Sejak saat itu, manga ini telah membawa kru bajak laut Topi Jerami menjelajahi berbagai pulau.
>>> 6 Anime Populer yang Hilang dari Crunchyroll, Tak Bisa Ditonton Legal Lagi
Kini, One Piece berada di Saga Finalnya. Monkey D.
Luffy, sang tokoh utama, telah menjadi wajah Shonen Jump, mencerminkan warisan dan popularitas luar biasa dari seri ini.
Sebagai manga terlaris sepanjang masa, Luffy dikenal luas bahkan oleh mereka yang belum mengikuti manganya.
Namun, dengan One Piece memasuki babak akhir, era Luffy sebagai ikon majalah akan segera berakhir.
Meskipun masih ada beberapa tahun tersisa, hilangnya Luffy dari sampul majalah akan menandai akhir sebuah era. Seri-seri lain yang sedang berjalan harus siap mengisi kekosongan tersebut.
>>> 5 Galeri Penjahat Marvel Paling Mengerikan yang Akan Teror Pahlawan
Kekuatan Pembangunan Dunia dan Misteri
Premis cerita yang berulang, di mana Luffy berjuang melindungi sebuah pulau, mungkin tampak biasa. Namun, di setiap pertempuran, Luffy dan krunya mengalami pertumbuhan pesat.
Setiap bagian cerita mengungkap hal penting tentang dunia One Piece atau Abad Kekosongan, berkontribusi pada pembangunan dunia yang spektakuler.
Kekuatan sejati One Piece terletak pada pembangunan dunianya dan lapisan misteri yang kaya.
Meskipun pola Luffy menyelamatkan pulau sering kali menjadi fokus, latar belakang cerita dan informasi lore justru lebih menarik perhatian.
Dalam perjalanannya, Luffy bertemu dengan sekutu baru yang memainkan peran krusial di Saga Final.
>>> Tiga Game Cult Classic 1992 yang Kalah Memikat Dibandingkan Era 80-an
Berkat pola Luffy yang menyelamatkan mereka, karakter-karakter seperti Putri Vivi dan Putri Shirahoshi mengaguminya dan berpihak padanya.