⌂ Beranda News 31 Tahun Lalu, Nintendo Merilis Konsol Terlarisnya & Menyalahkan Developer Favorit Penggemar atas Kegagalan

31 Tahun Lalu, Nintendo Merilis Konsol Terlarisnya & Menyalahkan Developer Favorit Penggemar atas Kegagalan

31 Tahun Lalu, Nintendo Merilis Konsol Terlarisnya & Menyalahkan Developer Favorit Penggemar atas Kegagalan
Ilustrasi: 31 Tahun Lalu, Nintendo Merilis Konsol Terlarisnya & Menyalahkan Developer Favorit Penggemar atas Kegagalan
A A Ukuran Teks16px

Nintendo saat ini mungkin sedang menikmati kesuksesan, tetapi perusahaan ini juga pernah mengalami kegagalan besar.

Tepat 31 tahun lalu, pada 21 Juli 1995, Nintendo merilis Virtual Boy di Jepang.

>>> 10 Karakter Anime Psikopat Girl Paling Ikonik Sepanjang Masa

Konsol ini hanya bertahan sekitar satu tahun di pasaran sebelum akhirnya dihentikan. Virtual Boy menjadi salah satu kegagalan paling terkenal dalam sejarah industri game.

Menariknya, Nintendo baru-baru ini menghidupkan kembali Virtual Boy sebagai aksesori untuk Nintendo Switch 2. Kembalinya konsol ini mengejutkan banyak penggemar mengingat reputasinya yang buruk.

Siapa yang Disalahkan?

Menurut Nintendo, pihak yang bertanggung jawab atas kegagalan Virtual Boy adalah Gunpei Yokoi.

Yokoi adalah veteran Nintendo yang telah bekerja selama 30 tahun dan dikenal sebagai pencipta Game Boy.

Ia juga menjadi produser utama untuk seri Metroid dan Kid Icarus. Namun, kegagalan Virtual Boy mungkin telah merenggut posisinya di Nintendo.

Virtual Boy menggunakan grafis 3D stereoskopis yang revolusioner pada masanya, ditampilkan melalui eyepiece merah yang kikuk.

Teknologi ini membuat konsol tersebut mahal, dengan harga $180, dan tidak nyaman digunakan.

Para pemain mengeluhkan sakit kepala, ketegangan mata, dan pusing setelah menggunakan Virtual Boy. Akibatnya, konsol ini dihentikan setelah hanya satu tahun dan hanya memiliki 22 game.

>>> Alasan Mikasa Membunuh Eren di Ending Attack on Titan

Yokoi meninggalkan Nintendo pada tahun 1996, tepat setelah Virtual Boy dihentikan.

Meskipun Nintendo tidak pernah secara terbuka menyalahkannya, kepergiannya setelah 30 tahun menunjukkan bahwa kegagalan konsol tersebut menjadi faktor penyebab.

Ide yang Terlalu Maju?

Gagasan bermain game dengan headset tidak populer pada tahun 1995, begitu pula dengan harganya yang mahal. Namun, headset VR modern mungkin berutang warisan pada Virtual Boy.

VR masih kontroversial dengan keluhan serupa tentang sakit kepala dan pusing, tetapi tetap menjadi bagian dari lanskap game saat ini.

Hal ini menunjukkan bahwa Virtual Boy mungkin bukan ide yang buruk, melainkan hadir sebelum waktunya.

Beberapa laporan menyebutkan bahwa Yokoi sendiri belum siap meluncurkan Virtual Boy pada tahun 1995.

Nintendo diduga mendorong peluncuran konsol tersebut agar bisa fokus pada N64, yang kemudian menjadi sukses besar.

Kini, Virtual Boy kembali dalam bentuk baru pada tahun 2026. 22 game-nya dapat dimainkan kembali melalui Nintendo Switch Online Classics dan aksesori Virtual Boy.

>>> Elseworlds Baru DC Kehilangan Esensi yang Membuatnya Istimewa

Meskipun gagal pada awalnya, perangkat Yokoi tetap memiliki tempat dalam game saat ini.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru