Game of Thrones dikenal sebagai titik balik bagi genre fantasi di televisi sejak debutnya pada 2011.
Namun, enam tahun sebelumnya, 2005 juga menjadi tahun yang sangat penting bagi genre ini.
Dua mahakarya fantasi tayang perdana pada tahun tersebut dan membuktikan bahwa genre ini memiliki daya tarik yang luas.
Keduanya sangat berbeda satu sama lain, maupun dengan adaptasi Song of Ice and Fire milik HBO.
Meski demikian, kedua serial ini menunjukkan adanya permintaan besar untuk cerita fantasi di layar kaca, jauh sebelum genre ini meledak pada 2020-an.
Mereka juga tetap relevan setelah tamat dan memengaruhi proyek-proyek fantasi berikutnya.
Dua Mahakarya Fantasi yang Debut pada 2005
Tahun 2005 menjadi saksi lahirnya Supernatural dan Avatar: The Last Airbender. Supernatural tayang perdana di The CW pada 13 September, memperkenalkan kakak-beradik Winchester dan 'bisnis keluarga' mereka.
Serial ini butuh waktu untuk membangun basis penggemar, namun akhirnya menjadi fenomena hingga 2010-an.
Supernatural beberapa kali berevolusi, dari format monster mingguan menjadi pertarungan besar antara kebaikan dan kejahatan, bahkan kadang menghadirkan parodi ikonik dari dirinya sendiri.
Avatar: The Last Airbender tayang perdana di Nickelodeon pada 21 Februari 2005.
Awalnya dianggap sebagai kartun anak-anak biasa, serial animasi ini segera menunjukkan daya tahannya berkat tema-tema mendalam yang disampaikan dengan kehalusan dan hati.
Tidak mengherankan jika serial ini mengalami kebangkitan di Netflix pada 2020 dan masih populer hingga kini.
Sebuah film baru berjudul Avatar Aang: The Last Airbender juga akan segera dirilis.
Supernatural dan Avatar Membuktikan Potensi Televisi Fantasi
Kesuksesan Supernatural dan Avatar: The Last Airbender menunjukkan apa yang mampu dicapai oleh televisi fantasi, bersama dengan Game of Thrones.
Supernatural membuktikan bahwa serial fantasi bisa bertahan hingga 15 musim, sebuah prestasi langka karena banyak acara fantasi yang dihentikan sebelum berkembang.
Rekomendasi
Awas! Sering Dijalani Pekerja Kantoran, Ini Bahaya Mager atau Sedentary Lifestyle
LINE Indonesia Luncurkan Layanan Baru, GOKS Platform Diskon untuk Mahasiswa
MGID Merevolusionerkan Penciptaan Gambar bagi Pengiklan dengan Integrasi Generatif AI
Serial Lanterns Ungkap Identitas Manhunter dan Misteri Kota Rushville