Platform streaming anime Crunchyroll kembali membuat heboh penggemar setelah secara diam-diam menghapus tiga serial anime klasik dari perpustakaan Amerika Serikat mereka.
Penghapusan ini dilakukan tanpa pengumuman resmi, menimbulkan kekecewaan dan kontroversi di kalangan pengguna.
>>> Trailer Gameplay Ocarina of Time Remake Switch 2 Akan Rilis September
Serial yang terdampak adalah Black Lagoon, Blood Blockade Battlefront, dan Grimgar, Ashes, and Illusions.
Ketiga judul ini merupakan bagian penting dari katalog anime yang tersedia secara legal di platform tersebut.
Kontroversi Penghapusan Black Lagoon
Penghapusan Black Lagoon menjadi sorotan utama karena serial ini merupakan satu-satunya tempat bagi penggemar untuk menontonnya secara legal.
Popularitas Black Lagoon sebagai anime klasik yang diakui, ditambah dengan kembalinya manga setelah hiatus panjang, membuat keputusannya untuk dihapus semakin mengejutkan.
Fans telah menyuarakan kekecewaan mereka di media sosial, mempertanyakan transparansi Crunchyroll dalam mengelola perpustakaan kontennya.
Selain Black Lagoon, Crunchyroll juga menghapus Blood Blockade Battlefront dan Grimgar, Ashes, and Illusions dari pustaka AS.
>>> Sutradara Suara Yakuza Ungkap Kunci Sukses Seri Game Ini
Blood Blockade Battlefront adalah serial aksi yang tayang perdana pada 2015 dengan musim kedua dirilis pada 2017.
Sementara itu, Grimgar, Ashes, and Illusions dikenal sebagai salah satu serial isekai yang kurang dihargai, dengan hanya satu musim yang pernah dirilis.
Kedua serial ini sebelumnya hanya tersedia di Crunchyroll di wilayah Amerika Serikat.
Meskipun ada kemungkinan serial yang dihapus dapat kembali ke platform di masa mendatang, Crunchyroll tidak memberikan informasi mengenai jadwal kembalinya konten tersebut.
Alasan resmi di balik penghapusan serial anime dari platform biasanya terkait dengan berakhirnya perjanjian lisensi.
>>> Arcana Unleashed: D&D Hadirkan Subkelas Baru untuk Semua Kelas, Termasuk yang Tak Terduga
Crunchyroll terkadang juga melakukan pemangkasan biaya dengan menghapus judul-judul yang dianggap kurang populer untuk mengelola biaya operasional dan menjaga ukuran perpustakaan mereka.
