Dalam dunia JRPG, karakter utama sering menjadi penentu pengalaman bermain. Sayangnya, beberapa game yang hampir sempurna justru dirusak oleh protagonis yang lemah.
Vaan dari Final Fantasy XII dan Endir dari I Am Setsuna disebut sebagai contoh terburuk. Keduanya dianggap tidak mampu membawa cerita dengan baik.
>>> Pernyataan Russo soal Avengers: Doomsday sebagai 'Phase Zero' Picu Kemarahan Penggemar MCU
Vaan dan Endir: Protagonis yang Kurang Berkesan
Vaan, tokoh utama Final Fantasy XII, sering dikritik karena kurangnya kedalaman dan relevansi terhadap plot utama. Banyak pemain merasa ia hanya menjadi penumpang dalam cerita yang lebih besar.
Sementara itu, Endir dari I Am Setsuna dinilai datar dan minim perkembangan. Karakternya tidak mampu membangkitkan emosi pemain, padahal game ini memiliki sistem pertarungan dan soundtrack yang memukau.
>>> Mystic Ark: JRPG Legendaris Square Enix yang Masih Terkunci di Jepang
Selain dua nama tersebut, masih ada protagonis lain yang dianggap merusak pengalaman JRPG. Star Ocean: The Last Hope juga disebut memiliki karakter utama yang kurang menarik.
Meskipun game-game ini menawarkan dunia luas, mekanik mendalam, dan cerita epik, kehadiran protagonis yang lemah membuatnya terasa kurang maksimal.
>>> Spin-off Interview with the Vampire, Mayfair Witches, Rilis Cuplikan dan Umumkan Jendela Tayang
Bagi penggemar JRPG, memilih game dengan karakter utama yang kuat menjadi faktor penting. Sayangnya, tidak semua game berhasil menghadirkan tokoh yang berkesan.