Podcast audio drama populer "Worlds Beyond Number", yang menampilkan Brennan Lee Mulligan, Erika Ishii, Aabria Iyengar, dan Lou Wilson, kini diadaptasi menjadi novel grafis.
Proyek ini telah berhasil mengumpulkan lebih dari $2 juta melalui kampanye Kickstarter.
>>> Babylon 5: Serial Sci-Fi 1994 yang Mengubah Lanskap Televisi
Novel grafis ini, yang diterbitkan oleh Skybound Entertainment melalui Image Comics, ditulis oleh Jadzia Axelrod dengan ilustrasi oleh Sarah Webb.
Cerita dimulai dengan "Children's Adventure", prekuel dari kampanye empat musim podcast tersebut.
Adaptasi dari Audio ke Visual
Jadzia Axelrod, seorang penggemar berat podcast, mengungkapkan kegembiraannya dapat terlibat dalam proyek impian ini.
Ia menjelaskan bahwa tantangan utama dalam adaptasi ini adalah menerjemahkan narasi audio menjadi format visual yang efektif.
Salah satu keputusan penting yang dibuat Axelrod adalah meminimalkan penggunaan narasi Brennan Lee Mulligan.
Ia berpendapat bahwa visual yang diciptakan oleh Sarah Webb sudah cukup kuat untuk menceritakan kisah tersebut, sehingga narasi tambahan tidak diperlukan.
Cerita dalam novel grafis ini lebih mengandalkan dialog dan aksi untuk menyampaikan narasi.
Axelrod menekankan bahwa ini bukan sekadar transkripsi, melainkan penerjemahan cerita ke dalam medium baru yang memanfaatkan kekuatan visual komik.
Axelrod juga menyoroti perbedaan fundamental antara waktu dalam drama audio dan komik.
Dalam komik, penulis dapat mengontrol persepsi waktu melalui tata letak halaman, memungkinkan fokus pada momen penting dan mempercepat bagian lain.
>>> Sarek Kembali ke Star Trek Setelah 7 Tahun Absen, Peran Baru James Frain
Proses kompresi cerita dari format audio yang panjang menjadi novel grafis sekitar 200 halaman memerlukan pemilihan adegan yang cermat.
Keputusan ini bertujuan untuk menjaga inti cerita dan membuat pengalaman membaca menjadi lebih mudah.
Kolaborasi Artistik
Kolaborasi antara Axelrod dan ilustrator Sarah Webb berjalan sangat baik.
Axelrod terbuka terhadap pendekatan berbeda yang mungkin diambil Webb dalam menata halaman, asalkan tetap sesuai dengan semangat cerita.
Contohnya adalah penggambaran Great Bear di Bab Dua.
Webb menciptakan ilustrasi halaman ganda yang sangat detail, berbeda dari gaya kartun sebelumnya, untuk menekankan kekuatan momen tersebut.
Detail ini tidak ada dalam naskah Axelrod, namun sangat memperkaya cerita.
Axelrod juga membahas bagaimana menyampaikan kedalaman karakter tanpa mengandalkan penampilan suara.
Untuk karakter seperti Eursulon yang irit bicara, Axelrod dan Webb menambahkan adegan yang menunjukkan proses berpikir dan perasaannya, yang tidak sepenuhnya dieksplorasi dalam podcast.
>>> Lineup dan Jadwal Timnas HOK di Asian Games 2026
Novel grafis ini memungkinkan pembaca baru untuk berinteraksi dengan karakter "Worlds Beyond Number" melalui medium visual, memberikan pengalaman yang unik bagi mereka yang belum pernah mendengarkan podcast aslinya.
