Berbeda dengan tokoh penegak hukum pada umumnya, Keenan memulai sebagai polisi korup yang perlahan berbalik melawan mafia saat melihat anaknya terlibat.
Kisah Luas yang Tetap Fokus
Sepanjang delapan episode musim pertama, The Westies menyajikan berbagai lika-liku cerita.
Penonton menyaksikan karakter utama berurusan dengan kartel narkoba Kolombia, penyelundupan senjata, hingga menjebak gangster mati atas serangkaian kejahatan.
Namun, serial ini tidak pernah terasa kacau.
Setiap komplikasi baru merupakan ledakan dari bom waktu yang telah dipasang sebelumnya.
Kerusakan berantai dari setiap keputusan buruk karakter membuat cerita bergulir dengan fatalisme jalanan: hal terburuk terus terjadi, dan menyaksikan karakter beradaptasi selalu menarik.
Hal ini tidak mengherankan mengingat The Westies diciptakan oleh Chris Brancato dan Michael Panes.
Brancato, yang juga menjadi showrunner, sebelumnya ikut menciptakan Godfather of Harlem, Narcos, dan Hotel Cocaine. Penonton berada di tangan pencerita ulung yang menjaga kualitas serial tetap konsisten.
Seperti kisah kriminal bagus lainnya, The Westies berbicara tentang American Dream, atau lebih tepatnya kegagalannya.
Jimmy percaya jika ia setia pada sistem yang ia anut, ia akan mendapat kehidupan lebih baik.
Namun begitu ia sadar satu-satunya cara mendapatkan apa yang pantas adalah dengan merebutnya, semua taruhan dibatalkan.
>>> Avatar: Fire and Ash Disebut Perpaduan Star Wars dan Lord of the Rings
The Westies tayang perdana dengan dua episode khusus pada Minggu, 12 Juli pukul 21.00 ET di MGM+.