Vin Diesel mengumumkan bahwa produksi utama Fast Forever, yang juga dikenal sebagai Fast 11, telah dimulai.
Pengumuman ini disampaikan melalui media sosial, menandai langkah besar bagi film terakhir waralaba Fast & Furious.
>>> Serial Drama Sejarah Richard Madden Mendaki Tangga PVOD Setelah 10 Tahun
Fast Forever dijadwalkan rilis pada 17 Maret 2028, lima tahun setelah Fast X (2023).
Ini menjadi jeda produksi terpanjang dalam sejarah waralaba, sekaligus menambah antisipasi penggemar terhadap akhir kisah Dominic Toretto dan keluarganya.
Akhir Perjalanan Panjang Waralaba
Waralaba Fast & Furious telah menjadi pilar industri blockbuster sejak film pertama dirilis pada 2001.
Serial ini bahkan bertahan lebih lama dari Marvel Cinematic Universe dan Mission: Impossible, meskipun banyak yang menganggap puncak kualitasnya telah berlalu.
Furious 7 (2015) sering disebut sebagai titik akhir organik waralaba, dengan aksi epik dan penghormatan mendalam untuk Paul Walker.
>>> 3 X-Men yang Asyik Diajak Nongkrong dan 3 yang Sebaiknya Dihindari
Namun, sekuel berikutnya seperti F9 dan Fast X menuai kritik karena alur yang semakin tidak masuk akal, termasuk adegan di luar angkasa.
Tantangan Fast Forever
Fast Forever harus menyelesaikan cliffhanger besar dari Fast X sambil kembali ke akar balapan jalanan yang lebih realistis.
Sutradara Louis Leterrier ditugaskan untuk menyeimbangkan elemen tersebut, meskipun banyak yang meragukan kesuksesannya.
Produksi film ini juga diwarnai berbagai kendala, yang semakin mengurangi harapan akan akhir yang memuaskan. Meski demikian, pengumuman dimulainya syuting menandai momen bersejarah sekaligus pahit bagi penggemar setia.
Waralaba ini juga akan diperluas ke serial televisi, menimbulkan pertanyaan tentang seberapa 'selesai' sebenarnya cerita utama.
>>> Set Lengkap Ninja Turtles Asli Rugikan Penjual Rp8 Juta karena Alasan Malang
Namun, untuk saat ini, Fast Forever menjadi penutup resmi dari saga yang telah mendominasi layar lebar selama lebih dari dua dekade.