Penggemar A Song of Ice and Fire telah menanti perilisan The Winds of Winter selama bertahun-tahun. Novel keenam dari saga epik George R.
R. Martin ini terus mengalami penundaan, bahkan telah melewati waktu yang sama lamanya dengan seluruh seri sebelumnya terbit.
>>> Animator One Piece Ungkap Rencana Besar untuk Flashback Terbaik
Martin sendiri telah mengakui perjuangannya dalam menyelesaikan novel tersebut, membuat penantian para penggemar semakin terasa panjang.
Namun, bagi Anda yang mendambakan bacaan fantasi berkualitas sambil menunggu kelanjutan kisah Westeros, ada banyak serial yang sudah selesai dan siap menemani.
The First Law oleh Joe Abercrombie
Joe Abercrombie dikenal luas di kalangan penggemar fantasi gelap berkat karyanya yang luar biasa.
Trilogi The First Law menjadi titik awal yang sempurna bagi pembaca yang mencari pengalaman serupa A Song of Ice and Fire, meskipun gaya penulisan dan pembangunan dunianya sangat berbeda.
Seri ini menawarkan kumpulan karakter kompleks dengan sudut pandang berganda (multi-POV), di mana banyak di antaranya memiliki kekurangan mendalam.
Pembaca akan terinvestasi pada karakter-karakter ini, bahkan ketika mereka sulit untuk disukai.
The First Law juga menekankan realisme dan intrik politik, mirip dengan A Song of Ice and Fire, namun tetap menawarkan pengalaman yang unik dengan akhir yang memuaskan.
The Poppy War oleh R.F. Kuang
Seri fantasi lain yang telah selesai dan memiliki kemiripan dengan A Song of Ice and Fire adalah The Poppy War karya R.
F. Kuang.
Terdiri dari tiga buku, seri ini berlatar di dunia fantasi yang brutal dan realistis, tanpa ragu menggambarkan kekejaman perang.
Berbeda dengan Martin, kisah Kuang awalnya berfokus pada satu perspektif, yaitu Rin, seorang yatim piatu yang bertekad masuk akademi militer bergengsi.
Novel ini kemudian berkembang menjadi narasi perang yang terasa dekat dengan ASOIAF.
Karakter Kuang yang cacat secara moral dan penggambaran tanpa ampun atas pengalaman mereka akan terasa familiar bagi penggemar Martin.
