Penulis novel laris Children of Blood and Bone, Tomi Adeyemi, secara terbuka menyatakan tidak akan mendukung adaptasi film yang diproduksi Paramount Studios.
Melalui unggahan di media sosial, Adeyemi mengungkapkan bahwa ia tidak akan menonton film tersebut, meskipun sebelumnya ia ikut menulis naskahnya.
>>> Identitas Rahasia Mother Askani di X-Men ’97 Lebih Penting dari Cable
"Ada alasan mengapa saya tidak akan memposting apa pun tentang adaptasi karya saya… Saya belum melihat filmnya, dan saya tidak akan menontonnya.
Sungguh menyakitkan menahan ini dari kalian semua," tulis Adeyemi.
Ia bahkan memblokir aktris utama Amandla Stenberg yang memerankan Zélie Adebola di media sosial.
Penyebab Ketegangan Masih Misterius
Hingga saat ini, alasan pasti di balik penolakan Adeyemi belum diketahui. Diduga kuat ia terikat perjanjian kerahasiaan (NDA) yang ketat dengan Paramount.
Spekulasi bermunculan di kalangan penggemar. Salah satu teori menyebutkan merger Paramount dengan Skydance pada 2024 menjadi penyebab perubahan besar pada film.
>>> Crunchyroll Konfirmasi Musim Kedua Ao Ashi, Tayang Bulan Ini
Seorang pengguna X berkomentar, "Dugaan saya merger Paramount/Skydance mengacaukannya. Paramount mendapatkan hak pada 2022 dan mengumumkan merger pada 2024.
Pemilik baru melakukan entah apa pada film itu."
Sebelumnya, Disney sempat menjadi kandidat kuat untuk mengadaptasi novel tersebut.
Novel Children of Blood and Bone mengisahkan Zélie Adebola yang berusaha memulihkan sihir di kerajaan Orïsha setelah ibunya dibunuh.
Cerita ini kental dengan tema diskriminasi dan ketidakadilan, serta berakar pada mitologi Afrika Barat.
>>> Operator Situs Bajakan Anime Terbesar HiAnime Ditangkap
Beberapa laporan menyebutkan adanya perubahan naskah besar-besaran dan jadwal rilis yang diundur ke Januari—bulan yang sering dianggap sebagai "kuburan film" di Hollywood.
