⌂ Beranda News 5 Momen Kunci dari Komik 'Woman of Tomorrow' yang Hilang di Film Supergirl

5 Momen Kunci dari Komik 'Woman of Tomorrow' yang Hilang di Film Supergirl

5 Momen Kunci dari Komik 'Woman of Tomorrow' yang Hilang di Film Supergirl
Ilustrasi: 5 Momen Kunci dari Komik 'Woman of Tomorrow' yang Hilang di Film Supergirl
A A Ukuran Teks16px

Film Supergirl yang baru saja tayang di bioskop mengadaptasi seri komik 'Supergirl: Woman of Tomorrow' karya Tom King dan Bilquis Evely.

Meskipun alur cerita utama dipertahankan, beberapa adegan kunci yang memberikan kedalaman pada karakter Kara Zor-El dan hubungannya dengan Ruthye Marye Knoll harus dipangkas demi durasi film.

>>> Mark Harmon Kembali ke NCIS untuk Arc Cerita Sepanjang Musim

Keputusan untuk memadatkan cerita delapan isu komik menjadi film berdurasi kurang dari dua jam tentu memerlukan penyesuaian.

Beberapa perubahan dilakukan untuk mempercepat alur, seperti kompresi perburuan Kara dan Ruthye atau modifikasi hubungan karakter Krem of the Yellow Hills dengan Brigands.

Momen-momen yang Terlewatkan

Namun, beberapa pemotongan justru menghilangkan momen-momen spesifik yang membuat komik tersebut begitu dihargai. Adegan-adegan ini krusial dalam menggambarkan tema kesedihan, belas kasih, dan kepercayaan yang diperoleh.

Salah satu adegan yang paling mencolok adalah pertarungan Kara melawan Naga Karpane.

Dalam komik, Kara yang masih belum memiliki kekuatan penuh di luar jangkauan matahari kuning, mengonsumsi Red Kryptonite untuk mendapatkan sayap api.

Adegan visual yang kuat ini menjadi salah satu momen paling ikonik dari seri tersebut.

Film Supergirl mengganti naga tersebut dengan Sklarian Raiders, kelompok bajak laut luar angkasa yang lebih generik.

Meskipun film memiliki ruang dan waktu untuk menampilkan naga tersebut, tim kreatif memilih untuk memotongnya demi musuh yang kurang berkesan.

Adegan penting lainnya yang hilang adalah pelajaran mencuci tangan di kapal angkut. Setelah serangan naga, Kara menunjukkan kepada Ruthye cara mencuci tangan dengan sabar.

Momen tenang ini mengungkapkan sisi lembut Kara dan naluri kebapakannya terhadap Ruthye, yang kontras dengan Kara yang sempat digambarkan pemarah.

>>> 5 Petarung Terkuat dalam Sejarah Killer Instinct, Siapa Juaranya?

Adegan ini penting untuk menunjukkan kebaikan hati Kara dan kesiapannya menjadi figur pengasuh bagi Ruthye, yang menjadi fondasi hubungan mereka.

Sayangnya, detail emosional ini tidak berhasil masuk ke dalam film.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru