Tahun 2000 menjadi saksi lahirnya banyak film thriller legendaris seperti Donnie Darko, Zodiac, Minority Report, dan Oldboy.
Namun di balik gemerlap judul-judul besar itu, ada beberapa film yang justru terlupakan.
>>> The World Is Dancing: Anime Baru yang Wajib Ditonton Penggemar KPop Demon Hunters
Meski tidak sepopuler saat dirilis, film-film tersebut tetap memiliki kualitas yang bertahan hingga kini. Naskah yang solid dan ketegangan yang dibangun dengan baik menjadi kunci utama.
Hollow Man (2000)
Hollow Man mengisahkan Sebastian Caine (Kevin Bacon), seorang ilmuwan yang berhasil membuat dirinya tidak terlihat. Namun setelah terjebak dalam kondisi itu, ia mulai bertindak tanpa kendali moral.
Film garapan Paul Verhoeven ini sempat menuai kontroversi karena kekerasan dan penggambaran karakter wanitanya. Namun efek visualnya yang canggih berhasil meraih nominasi Academy Award.
Seperti RoboCop dan Total Recall, Hollow Man menggunakan kekerasan dan satire gelap untuk mengomentari perilaku manusia. Meski tidak cocok untuk semua orang, film ini tetap menarik sebagai thriller.
What Lies Beneath (2000)
What Lies Beneath mengikuti pasangan Claire Spencer (Michelle Pfeiffer) dan Dr. Norman (Harrison Ford) yang pindah ke rumah baru.
Claire mulai mengalami kejadian aneh yang tidak bisa dijelaskan.
Film ini adalah thriller psikologis dengan elemen supernatural yang tidak bergantung pada kejutan murahan. Ketegangan dibangun perlahan melalui atmosfer dan karakter yang kuat.
Terinspirasi gaya Alfred Hitchcock, film ini mengandalkan naskah yang solid serta akting Pfeiffer dan Ford. Kepercayaan diri dalam bercerita membuatnya tetap layak ditonton.
>>> 10 Buku yang Sering Dilarang dan Wajib Dibaca Setidaknya Sekali
Frequency (2000)
Frequency mengisahkan John Sullivan (Jim Caviezel), seorang detektif polisi yang bisa berkomunikasi dengan ayahnya yang sudah meninggal (Dennis Quaid) melalui radio ham.
Percakapan itu mengubah masa lalu dan masa kini.
Film ini memadukan fiksi ilmiah, ketegangan, dan drama keluarga dengan mulus. Alih-alih menggunakan perjalanan waktu, Frequency menawarkan pendekatan unik yang membuatnya mudah dinikmati.
Konsep yang berani dan eksekusi yang cerdas menjadikan Frequency salah satu thriller paling orisinal di eranya. Film ini tetap terasa segar meski sudah lebih dari dua dekade.
Sexy Beast (2000)
Sexy Beast berkisah tentang Gal Dove (Ray Winstone), mantan penjahat yang hidup tenang hingga Don Logan (Ben Kingsley) datang memaksanya ikut dalam satu pekerjaan terakhir.
Ketegangan psikologis menjadi inti cerita.
Film ini lebih mengandalkan dialog dan tekanan mental daripada aksi. Penampilan Ben Kingsley sebagai Don Logan dianggap sebagai salah satu yang terbaik dalam kariernya.
>>> Disclosure Day: Spielberg Kembali ke Puncak Blockbuster Musim Panas
Dengan fokus pada intimidasi dan ketakutan, Sexy Beast membuktikan bahwa thriller tidak selalu membutuhkan ledakan atau kejar-kejaran. Kekuatan kata-kata dan ekspresi sudah cukup.