⌂ Beranda News 3 Film Fiksi Ilmiah Kultus 1986 yang Membuat Anak 80-an Yakin Masa Depan Akan Keren

3 Film Fiksi Ilmiah Kultus 1986 yang Membuat Anak 80-an Yakin Masa Depan Akan Keren

3 Film Fiksi Ilmiah Kultus 1986 yang Membuat Anak 80-an Yakin Masa Depan Akan Keren
Ilustrasi: 3 Film Fiksi Ilmiah Kultus 1986 yang Membuat Anak 80-an Yakin Masa Depan Akan Keren
A A Ukuran Teks16px

Tahun 1986 menjadi tahun yang istimewa bagi genre fiksi ilmiah. Banyak film populer seperti Aliens, The Fly, dan Star Trek IV: The Voyage Home dirilis saat itu.

Namun, ada juga film-film fiksi ilmiah yang tidak meraih kesuksesan besar saat itu, tetapi kemudian menjadi kultus klasik.

>>> Hayley Atwell Konfirmasi Adegan Bersama Doctor Doom di Avengers: Doomsday

Film-film ini berhasil meyakinkan anak-anak 80-an bahwa masa depan akan sangat mengagumkan.

Flight of the Navigator

Flight of the Navigator menjadi film fiksi ilmiah pertama bagi banyak anak 80-an.

Kisahnya mengikuti David Freeman, seorang anak 12 tahun yang diculik oleh pesawat alien dan kembali delapan tahun ke masa depannya.

Meski kini relatif jarang dikenal, film ini dianggap sebagai kultus klasik. Efek khususnya yang revolusioner membuat anak-anak 80-an percaya bahwa masa depan film fiksi ilmiah akan luar biasa.

Short Circuit

Short Circuit mungkin tidak mendapat pujian kritis, tetapi sukses di box office dan menjadi kultus klasik. Film ini mengikuti robot militer eksperimental yang menjadi sadar setelah tersambar petir.

>>> Showrunner Bocorkan Pembicaraan Musim 2 Spinoff Star Wars

Film ini digambarkan seperti E. T.

tetapi dengan robot.

Short Circuit membuat anak-anak 80-an berharap akan ada masa depan di mana manusia dan robot ramah hidup bersama.

Solarbabies

Solarbabies berlatar masa depan pasca-apokaliptik yang suram. Film ini mengikuti sekelompok remaja yatim piatu yang berjuang melawan rezim opresif.

>>> Predator dan Punisher Akan Bertarung dalam Pertarungan Paling Brutal

Meski awalnya gagal di box office, Solarbabies kini dianggap sebagai film fiksi ilmiah yang underrated. Tema pemberontakannya sangat beresonansi dengan penonton muda saat itu.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru