Serial Reacher memang populer dengan formula yang sudah terbukti. Namun, Netflix menghadirkan tontonan aksi yang berbeda dengan taruhan jauh lebih tinggi.
The Night Agent adalah serial orisinal Netflix yang diadaptasi dari novel karya Matthew Quirk.
>>> 10 Manga Klasik yang Sulit Dibaca di Era Modern
Serial ini berfokus pada Peter Sutherland (Gabriel Basso), seorang agen FBI pemula yang bertugas menangani hotline di ruang bawah tanah Gedung Putih.
Hotline itu tidak pernah berdering selama bertahun-tahun.
Namun, ketika telepon akhirnya berbunyi, Peter terseret ke dalam konspirasi berbahaya yang menjalar hingga ke tingkat tertinggi pemerintahan.
Perbedaan Pendekatan dengan Reacher
Jika Reacher mengandalkan aksi fisik dan kecerdasan tokoh utama, The Night Agent lebih menekankan pada intrik politik dan ketegangan psikologis.
>>> Kesalahan HBO: Panduan Acara Tampilkan Film Suicide Squad yang Salah
Taruhan dalam serial ini terasa lebih besar karena menyangkut keamanan nasional.
Dengan tiga bagian yang padat, The Night Agent berhasil membangun cerita yang menegangkan tanpa kehilangan fokus. Setiap episode menyajikan lapisan konspirasi baru yang membuat penonton terus menebak.
Bagi penggemar thriller aksi yang mencari sesuatu yang lebih dari sekadar pukulan dan tembakan, The Night Agent adalah pilihan tepat.
>>> Star Wars: Galactic Racer Hadirkan Konsekuensi Berat ala Roguelike di Balapan
Serial ini membuktikan bahwa ketegangan bisa datang dari dialog dan situasi, bukan hanya aksi fisik.