hanya meraup $24 juta secara global, berpotensi merugikan studio setidaknya $66 juta. Meski begitu, film ini diprediksi akan menjadi kultus klasik.
3. Melania
Dokumenter jarang menjadi bahan diskusi box office karena biasanya beranggaran kecil. Namun, Amazon MGM berhasil membuat pengecualian dengan film tentang Ibu Negara Melania Trump.
Disutradarai Brett Ratner, film ini dirilis tak lama sebelum Ratner muncul dalam foto Epstein yang tidak diredaksi.
Diakuisisi Amazon seharga $40 juta, Melania hanya menghasilkan $16,7 juta secara global, berpotensi merugi setidaknya $23,3 juta.
2. Masters of the Universe
Amazon MGM kembali masuk daftar dengan film He-Man yang sudah lama dinanti.
Setelah hampir 40 tahun sejak film terakhir, Masters of the Universe akhirnya tayang dengan anggaran sekitar $200 juta.
Namun, film ini hanya meraup $86 juta secara global, berpotensi merugi setidaknya $114 juta, belum termasuk biaya pemasaran.
Hal ini menunjukkan bahwa waralaba ini mungkin sudah menjadi properti yang terlalu niche.
1. Desert Warrior
Kebalikan dari kesuksesan Obsession, film petualangan yang dibintangi Anthony Mackie ini menjadi bom box office terbesar tahun ini.
Disutradarai Rupert Wyatt, Desert Warrior adalah film termahal yang pernah diproduksi di Arab Saudi dengan anggaran $150 juta.
Film ini selesai syuting pada 2022 tetapi mandek di pasca-produksi hingga akhirnya tayang pada 2026.
Dengan rating 26% di Rotten Tomatoes, Desert Warrior hanya bertahan dua minggu di bioskop AS dan meraup sekitar $733 ribu.
>>> Hanya 4 Orang Tahu Akhir Resmi Manga Berserk, Bukan Happy Ending
Kerugiannya diperkirakan sangat besar, meskipun angka pastinya belum diungkap.