⌂ Beranda › Tren › GJLS: Berapi-Api, dari Siniar "Gak Jelas" ke Misi Damkar di Layar Lebar
Tren

GJLS: Berapi-Api, dari Siniar "Gak Jelas" ke Misi Damkar di Layar Lebar

GJLS: Berapi-Api, dari Siniar "Gak Jelas" ke Misi Damkar di Layar Lebar
Poster GJLS: Berapi-Api • Amadeus Sinemagna/Emtek Media/Legacy Pictures/Virtuelines Entertainment via TMDB
A A Ukuran Teks16px

Nama GJLS adalah singkatan dari "Gak Jelas". Kini trio yang lahir dari siniar itu membawa komedi absurd mereka ke dunia pemadam kebakaran, dengan misi yang jauh lebih berbahaya dari sekadar terlihat heroik.

Rigen Rakelna, Hifdzi Khoir, dan Ananta Rispo membentuk GJLS pada 2019 dan merilis siniar pertama pada Juli 2020. Komedi mereka yang absurd, spontan, dan bernuansa obrolan tongkrongan kini hadir dalam film panjang kedua mereka, GJLS: Berapi-Api, setelah GJLS: Ibuku Ibu Ibu (2025).

Di film ini, ketiganya memerankan karakter bernama sama dengan diri mereka: Rigen, Hifdzi, dan Rispo. Ketiganya bercita-cita menjadi pemadam kebakaran agar terlihat heroik saat memadamkan api, lalu bergabung dengan kelompok Satria Biru dan menjalani pendidikan serta pelatihan Damkar yang menantang.

Gagal bersama Algojo Api

Pelatihan mereka tidak berjalan mulus. Setelah gagal dalam pelatihan bersama regu legendaris Algojo Api, ketiganya ditahan dan hanya diberi tugas-tugas sepele sehari-hari. Tak mau terus berada di posisi itu, mereka mengambil jalan pintas agar cepat bergabung dengan tim utama.

Keputusan itu membawa mereka ke misi berbahaya: menyelamatkan anak-anak dari sindikat kriminal. Di tengah kejadian kocak dan menegangkan, mereka menghadapi ujian keberanian, integritas, dan prinsip, serta kesempatan membuktikan bahwa mereka bukan pecundang dan bisa menjadi pahlawan sungguhan.

Tiga persona dalam satu trio

Kekuatan film ini terletak pada dinamika trio. Rigen dikenal dengan persona panggung yang ekspresif, dengan gaya marah-marah yang kerap menjadi bahan komedi. Ananta Rispo membawakan materi dengan santai, celetukan absurd, dan improvisasi tak terduga. Hifdzi Khoir melengkapi dinamika itu dengan gaya bercerita yang khas dan energik.

Film ini turut dibintangi Carissa Perusset, Aurra Kharisma, Ebel Cobra, Inayma, Sadha Triyudha, dan Nigel. Disutradarai Monty Tiwa, dengan skenario yang ia tulis bersama Eric Tiwa, M. Dhaffa Attoriq, dan Rza Kumar, GJLS: Berapi-Api dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 5 November 2026 dengan rating R13, untuk penonton 13 tahun ke atas.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru