Slavia Praha tertinggal 0-2 dari Arsenal pada babak pertama laga Liga Champions. Tuan rumah hanya mampu mencatatkan satu percobaan tembakan, sementara The Gunners tampil jauh lebih efektif di sepertiga akhir lapangan.
Pertandingan baru berjalan sembilan menit ketika Arsenal memecah kebuntuan. Bola panjang dari kiper Raya diteruskan Gyokeres kepada Madueke, yang menyelesaikan peluang itu menjadi gol pembuka.
Gol cepat tersebut memaksa Slavia bermain lebih terbuka. Namun, alih-alih menyamakan kedudukan, tuan rumah justru semakin tertekan oleh serangan-serangan Arsenal yang datang silih berganti.
Slavia Minim Peluang
Statistik babak pertama menggambarkan betapa sulitnya Slavia mengembangkan permainan. Hingga menit ke-27, mereka baru melepaskan satu percobaan tembakan. Arsenal, sebagai pembanding, sudah mencatat enam percobaan dengan lima di antaranya tepat sasaran.
Ketimpangan itu akhirnya berbuah gol kedua untuk tim tamu. Pada menit ke-38, Gyokeres mencetak gol lewat tendangan dari luar kotak penalti. Skor 2-0 bertahan sampai jeda, dan Slavia memasuki ruang ganti dengan defisit yang berat.
Gyokeres Jadi Ancaman Utama
Gol Gyokeres ke gawang Slavia menambah catatan apik sang striker. Dalam sepuluh pertandingan, ia sudah mencetak lima gol dan tiga assist. Di pentas Liga Champions, total keterlibatan golnya mencapai 16, dengan 12 gol dan empat assist.
Slavia Praha kini menghadapi tugas berat di babak kedua. Mereka harus memperbaiki efektivitas serangan sekaligus meredam Gyokeres dan kawan-kawan jika masih ingin menyelamatkan poin di hadapan pendukung sendiri.