Slavia Praha kalah 1-2 dari Arsenal di kandang sendiri. Tuan rumah tertinggal dua gol di babak pertama, lalu mencetak gol hiburan lewat Nowak pada masa injury time setelah umpan silang Jurasek.
Mikel Arteta datang ke Praha dengan susunan pemain yang banyak berubah. Enam nama baru masuk ke starting eleven: White, Hincapie, Zubimendi, Merino, Eze, dan Gyokeres. Perubahan besar itu tidak membuat Arsenal kehilangan ketajaman.
Buktinya, Noni Madueke sudah mencetak gol pada menit kesembilan. Gol itu membuat Slavia harus mengejar ketertinggalan sejak awal, sebuah situasi yang tidak ideal melawan tim sekelas Arsenal.
Gol Kedua Sebelum Jeda
Tekanan Arsenal berlanjut hingga menit ke-38. Viktor Gyokeres mencetak gol kedua tim tamu dan membawa The Gunners unggul 2-0 saat turun minum. Slavia memasuki ruang ganti dengan tugas berat: membalikkan defisit dua gol.
Di babak kedua, tuan rumah mencoba bangkit. Mereka lebih berani menekan dan menciptakan sejumlah peluang. Sundulan Chytil sempat mengancam, tetapi masih bisa diblok. Pada menit ke-83, tembakan Kubiak digagalkan oleh penyelamatan Raya.
Gol Nowak Datang Terlambat
Usaha Slavia akhirnya berbuah pada masa tambahan waktu. Jurasek mengirim umpan silang dari sisi lapangan, dan Nowak menyambutnya menjadi gol. Skor berubah menjadi 1-2, tetapi peluit panjang segera berbunyi dan tidak ada waktu tersisa bagi tuan rumah untuk menyamakan kedudukan.
Arsenal pulang dengan tiga poin dan kini menempati peringkat ketiga klasemen dengan 10 poin. Meski begitu, ada catatan yang menarik perhatian: The Gunners baru mencetak delapan gol, jumlah terendah di antara sembilan tim teratas. Kemenangan ini lebih banyak ditentukan oleh efektivitas dan solidnya pertahanan mereka.