Riwayat penugasan almarhum menjawab pertanyaan itu dengan jelas. Dengan masa dinas 29 tahun, ia tercatat bertugas di Polda Jawa Tengah pada 2001, kemudian di Polres Pacitan, Polda Jawa Timur, pada 2005. Jadi, almarhum memang pernah berdinas di Jawa Timur, tepatnya di Pacitan.
Sorotan publik terhadap profil almarhum dapat dimaklumi, karena banyak yang ingin mengenal lebih dekat sosok anggota Polsek Tulis yang berpulang dalam tugas kesehariannya ini. Namun sorotan tersebut sebaiknya tetap berada dalam koridor yang sopan. Pertanyaan mengenai penyebab wafatnya sudah terjawab sebatas laporan awal: kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk, sepeda motor, dan mobil, dengan keterangan awal dari sopir truk yang mengaku hilang konsentrasi. Pertanyaan mengenai riwayat dinasnya pun terjawab melalui catatan penugasan yang membentang hampir tiga dekade. Di luar dua hal itu, masih ada wilayah yang memang belum terisi, terutama hasil penyelidikan final yang belum tersedia dan perbedaan data usia antar-bagian sumber yang tidak dijelaskan. Mengakui adanya bagian yang belum diketahui bukanlah kekurangan, melainkan cara paling jujur untuk menyampaikan kabar duka tanpa menambah-nambahi. Dengan begitu, pembaca memperoleh gambaran yang utuh: apa yang sudah diketahui, apa yang masih berupa keterangan awal, dan apa yang masih menunggu penjelasan resmi.
Selanjutnya, pada 2010 ia bertugas di Polres Batang, antara lain di Polsek Tulis dan Subah, dan menutup pengabdiannya di Polsek Tulis. Pengabdian panjang lintas daerah itu kini menjadi kenangan bagi keluarga dan rekan sejawatnya. Turut berbelasungkawa atas wafatnya Aipda Prihatika Wahyu Wibowo, semoga amal pengabdiannya diterima dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran.