⌂ Beranda › Tren › Banjir Bandang Lumajang 2 November 2026: Lahar Dingin Semeru dan Tanggul Sungai Glidik Jebol Jadi Biang Kerok
Tren

Banjir Bandang Lumajang 2 November 2026: Lahar Dingin Semeru dan Tanggul Sungai Glidik Jebol Jadi Biang Kerok

Banjir Bandang Lumajang 2 November 2026: Lahar Dingin Semeru dan Tanggul Sungai Glidik Jebol Jadi Biang Kerok
Banjir bandang melanda Pasir Rejo, Pasirian, Lumajang, pagi 2 November 2026. Foto: Threads/@puturmdn • Threads/@puturmdn
A A Ukuran Teks16px

Warga Dusun Pasir Rejo, Pasirian, Lumajang, dikejutkan banjir bandang pada pagi Senin, 2 November 2026. Dua faktor disebut menjadi penyebabnya, dan kondisinya kini jadi sorotan.

Banjir datang dengan kenaikan air yang sangat cepat di dekat permukiman. Rekaman video sekitar pukul 07.40 WIB pagi itu memperlihatkan aliran air yang masih deras di lokasi.

Faktor 1: Hujan Deras di Hulu Semeru

Hujan deras yang mengguyur hulu kawasan Gunung Semeru disebut memicu aliran banjir lahar dingin. Material dan air turun dengan debit besar menuju daerah hilir, termasuk kawasan Pasirian.

Faktor 2: Tanggul Tak Kuat Menahan Debit

Tanggul Sungai Glidik akhirnya jebol karena tak kuasa menahan derasnya aliran berdebit tinggi. Luapan air dari sungai itulah yang kemudian menerjang Dusun Pasir Rejo.

Dampak di Lapangan

Warga memilih mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dan aman. Sebuah jembatan dilaporkan rusak sehingga mobilitas lumpuh dan logistik ikut terhambat. Dalam keterangan yang beredar, tidak disampaikan angka korban jiwa terkait peristiwa ini.

Mengikuti peringatan yang diteruskan Lumajang Info dan BPBD Kabupaten Lumajang, warga diimbau waspada, menjauhi area sungai, dan mengikuti informasi resmi.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru