Dua puluh delapan poin menjadi pemisah antara Harry Kane dan Kylian Mbappe dalam perebutan Ballon d'Or 2026. Angka itu terungkap dari hasil voting L'Equipe.
Seremoni digelar di London Palladium pada 26 Oktober 2026. Kane finis dengan 1.055 poin, sementara Mbappe mengumpulkan 1.027 poin.
Dalam suara tempat pertama, Kane meraih 40 suara berbanding 23 suara untuk Mbappe. Voting diikuti 100 jurnalis dari negara peringkat tertinggi FIFA, yang memilih 10 pemain dari 30 nominasi.
Peta 10 Besar
Sistem poinnya: tempat pertama 15 poin, tempat kedua 12 poin, dengan total maksimum 1.500 poin. Di belakang Kane dan Mbappe ada Lamine Yamal (Barcelona/Spanyol) 881, Rodri (Manchester City/Spanyol) 726, dan Lionel Messi (Inter Miami/Argentina) 612.
Khvicha Kvaratskhelia (PSG/Georgia) 541, Ousmane Dembele (PSG/Prancis) 418, Erling Haaland (Manchester City/Norwegia) 378, Michael Olise (Bayern Munich/Prancis) 296, dan Fabian Ruiz (PSG/Spanyol) 201 melengkapi 10 besar.
Bukan Margin Tersempit dalam Sejarah
Meski lebih sempit dari margin 41 poin kemenangan Rodri atas Vinicius pada contoh sebelumnya, selisih 28 poin bukan rekor ketipisan. Matthias Sammer menang satu poin atas Ronaldo Nazario pada 1996, dan Sir Bobby Charlton unggul satu poin atas Eusebio pada 1966.