Rocky Balboa (2006) yang tayang di Bioskop Trans TV pada Jumat, 30 Oktober 2026, pukul 20.00 WIB, dilanjutkan Rocky V pukul 22.00 WIB, bukan sekadar film tinju. Film yang dibintangi, disutradarai, dan ditulis Sylvester Stallone ini bercerita tentang duka, keluarga, dan satu kesempatan terakhir.
Sekitar 16 tahun setelah pertarungan jalanan sengit melawan Tommy "The Machine" Gunn, Rocky mendekati usia 60 tahun. Istrinya, Adrian, telah meninggal karena kanker empat tahun sebelumnya, dan restoran Italia kecil namun sukses yang dinamai Adrian menjadi tempat Rocky menceritakan kejayaan masa lalunya kepada pelanggan.
Putranya, Robert, adalah akuntan perusahaan yang sukses, tetapi hubungan mereka renggang karena Robert merasa terbebani ketenaran ayahnya. Paulie Pennino, sahabat setia sekaligus ipar Rocky, tetap dekat sambil menanggung rasa bersalah atas perlakuannya dulu terhadap Adrian.
Marie dan Steps
Rocky kembali berhubungan dengan Marie, yang pernah ia bantu saat masih gadis bermasalah 30 tahun sebelumnya. Kini Marie menjadi orang tua tunggal bagi Stephenson, yang dipanggil Steps, dan kehadiran mereka membantu meredakan kesepian dan kesedihan Rocky.
Dari Simulasi ESPN ke Mandalay Bay
Di sisi lain, Mason "The Line" Dixon memegang gelar kelas berat. Meski tak terkalahkan, ia tidak populer di mata publik dan promotor karena dinilai belum pernah menghadapi penantang sejati, sehingga ia kembali ke sasana lamanya bersama mantan pelatihnya, Martin, untuk memulihkan kredibilitas.
Simulasi komputer ESPN mempertemukan Rocky muda melawan Dixon, dan Rocky menang lewat KO yang diperdebatkan. Hasil itu membuat Dixon marah sekaligus membangkitkan kembali hasrat bertinju Rocky, yang memperbarui lisensi tinjunya.
Promotor Dixon mengusulkan ekshibisi amal di Mandalay Bay Resort and Casino, Las Vegas, untuk mendongkrak popularitas sang juara yang meredup. Di tengah gejolak, termasuk Paulie yang kehilangan pekerjaan, kedua petinju sepakat bertarung. Media skeptis soal kredibilitas Dixon dan mengejek usia Rocky, sementara Robert berusaha menghentikan ayahnya karena takut dipermalukan di depan publik dan makin merasa gagal di bawah bayang-bayang sang ayah.