⌂ Beranda › Tren › Badai Sponsor Mbappe Berujung Permintaan Maaf Resmi
Tren

Badai Sponsor Mbappe Berujung Permintaan Maaf Resmi

Badai Sponsor Mbappe Berujung Permintaan Maaf Resmi
Final Liga Champions Dortmund vs Real Madrid
A A Ukuran Teks16px

Badai sponsor yang menghantam Kylian Mbappe berujung pada sebuah permintaan maaf resmi. Bintang Real Madrid itu menyampaikan penyesalannya lewat media sosial pribadinya, dalam bahasa Prancis, Inggris, dan Mandarin sekaligus.

Pemicunya adalah sebuah video yang beredar, di mana Mbappe tampak menanggapi meme yang melibatkan Mao Zedong. Dalam rekaman tersebut ia disebut tertawa dan menyebut mantan pemimpin Partai Komunis China itu sebagai diktator, hingga memicu kontroversi luas di China.

Pengakuan dan Penyesalan

Dalam surat permintaan maafnya, Mbappe menyebut komentar itu tidak dipikirkan dengan matang dan kini ia memahami bahwa ucapannya menyakiti banyak orang di China dan komunitas China di seluruh dunia.

"Saya meminta maaf kepada semua orang yang tersinggung oleh kata-kata saya. Ini sama sekali bukan niat saya," ujarnya. Ia juga menyampaikan rasa hormat yang mendalam kepada rakyat China dan sejarah mereka, disertai penyesalan yang dalam.

Kerugian Komersial dan Langkah LaLiga

Kerugian komersialnya tidak kecil: Dongpeng menghapus Mbappe dari semua lini produknya, sementara Mengniu dan Milkground mengakhiri kerja sama. Krisis ini bahkan disebut mengancam eksistensi LaLiga di pasar China.

Presiden LaLiga Javier Tebas merespons dengan permintaan maaf terbuka kepada publik dan penggemar China. Ia menegaskan tanggung jawab LaLiga untuk bekerja dengan klub dan pemain dalam memperkuat kesadaran dan rasa hormat terhadap budaya berbeda, serta menjanjikan langkah konkret agar situasi ini tidak terulang.

Artikel sumber sendiri tidak menyatakan video itu telah terbukti asli lewat verifikasi forensik, sehingga artikel ini tetap membingkainya sebagai video yang beredar.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru