Lamine Yamal kembali harus menunggu untuk Ballon d'Or. Pada edisi 2026, ia finis ketiga di belakang Harry Kane dan Kylian Mbappe, tetapi malam itu tetap memberinya sebuah rekor.
Perjalanan Yamal di Ballon d'Or memang sudah panjang untuk usianya yang baru 19 tahun: peringkat delapan pada 2024, kedua pada 2025, dan ketiga pada 2026. Setelah kekecewaan awal, ia menulis di Instagram bahwa semuanya akan datang pada waktunya dan hal-hal baik membutuhkan kesabaran.
Pertama dalam Tiga Edisi Beruntun
Rekor itu datang dari Kopa Trophy. Yamal memenanginya untuk ketiga kalinya beruntun, pada 2024, 2025, dan 2026, menjadi pemain pertama yang melakukannya, di depan para pemain muda lain termasuk rekan setimnya Pau Cubarsi.
Jika Ballon d'Or masih menunggu, Kopa Trophy memastikan Yamal tetap menjadi tolok ukur generasi mudanya.