Konsep regenerasi dalam serial Doctor Who sebenarnya tidak pernah direncanakan sejak awal. Mekanisme tersebut tercipta pada musim gugur tahun 1966 akibat masalah kesehatan aktor utama William Hartnell.
Produser Innes Lloyd dan editor naskah Gerry Davis harus mencari cara agar serial tetap berjalan.
Mereka memutuskan bahwa sang karakter utama adalah alien yang bisa mendapatkan wajah baru saat menua.
Kisah di Balik Batasan Tiga Belas Kehidupan
Selama sepuluh tahun pertama, tidak ada batasan jumlah kehidupan bagi para Time Lord. Aturan tersebut baru muncul dalam cerita tahun 1976 berjudul The Deadly Assassin karya Robert Holmes.
Penulis naskah tersebut menetapkan batas regenerasi bukan untuk menciptakan drama jangka panjang. Aturan tersebut dibuat demi kebutuhan cerita agar karakter Master berada di ujung tanduk.
Meskipun aturan batas kehidupan telah ditetapkan, aturan itu sering kali diabaikan oleh para penulis naskah selanjutnya. Karakter Master berulang kali menemukan cara untuk kembali hidup setelah mengalami kematian.