Industri komik pada dekade 90-an menjadi periode yang penuh kontroversi bagi penerbit Marvel.
Kehadiran komik X-Force Volume 1 sempat membawa tren pahlawan super yang berlebihan dan dipenuhi aksi kekerasan.
Titik Balik Melalui Edisi Nomor 44
Perubahan besar terjadi setelah peristiwa Age of Apocalypse ketika Marvel mengarahkan ulang seri tersebut.
Penulis lama Fabian Nicieza digantikan oleh Jeph Loeb, sementara posisi seniman diisi oleh Adam Pollina.
Keputusan kreatif ini mengubah haluan cerita menjadi kisah tim pahlawan yang lebih membumi.
Karakter dan Gaya Visual yang Khas
Gaya ilustrasi Adam Pollina memberikan nuansa visual yang sangat berbeda dari tren estetika saat itu.
Fokus narasi bergeser pada pendalaman karakter para mutan muda yang beranjak dewasa.