Waralaba film Thor di dalam Marvel Cinematic Universe sering kali menjadi sasaran kritik dari para penggemar.
Di antara keempat film Thor, bagian pertama secara luas dianggap sebagai salah satu instalasi yang lebih baik.
Meskipun demikian, satu keluhan utama dari penggemar terus bertahan selama 15 tahun sejak film tersebut pertama kali dirilis.
Keluhan tersebut berkaitan dengan penggunaan sudut kemiringan kamera atau Dutch angle di sepanjang film.
Alasan Penggunaan Sudut Kamera Miring
Sutradara Kenneth Branagh baru-baru ini membahas keluhan tersebut dalam sebuah wawancara.
Ia mengaku tidak pernah mengerti mengapa banyak orang merasa bingung dengan pilihan visual tersebut.
Menurut Branagh, keputusan itu terinspirasi langsung dari bingkai komik klasik buatan Kirby.
Ia menyebut gaya ekspresionis Jerman tersebut digunakan demi memberikan dampak visual yang kuat.
Pendekatan itu dinilai membantu menyampaikan cerita tentang para dewa secara lebih dramatis.
Selain itu, Branagh juga mengungkapkan bahwa sempat ada pembicaraan di internal Marvel untuk mengubah sudut kamera.
Namun, biaya yang dibutuhkan untuk proses perubahan tersebut dinilai terlalu mahal.
Oleh karena itu, sudut kamera miring yang khas pada film Thor tersebut dipastikan akan tetap dipertahankan.
Rekomendasi
Awas! Sering Dijalani Pekerja Kantoran, Ini Bahaya Mager atau Sedentary Lifestyle
LINE Indonesia Luncurkan Layanan Baru, GOKS Platform Diskon untuk Mahasiswa
MGID Merevolusionerkan Penciptaan Gambar bagi Pengiklan dengan Integrasi Generatif AI
Aktor yang Nyaris Memerankan Rick O’Connell Sebelum Brendan Fraser
Makna Mendalam Di Balik Kalimat Ikonik E.T. Setelah 44 Tahun