Sony menghadapi gugatan hukum dari para konsumen terkait isu kepemilikan game digital di PlayStation Store.
Empat pelanggan melayangkan gugatan class action pada bulan Juni karena menilai Sony tidak transparan.
>>> 5 Pengendali Air Terkuat dalam Avatar: The Last Airbender
Para penggugat berpendapat tombol pembelian memberi kesan bahwa konsumen benar-benar memiliki salinan game tersebut.
Argumen Hukum dan Masa Depan Industri
Sony membela diri dengan menyatakan perjanjian lisensi pengguna akhir menegaskan konten virtual hanya dilisensikan.
>>> Ulasan Batman Knightfall Part 1: Film Animasi DC Berating Dewasa yang Dimulai dengan Berantakan
Kasus di California ini berfokus pada aturan hukum negara bagian terkait larangan istilah pembelian yang menyesatkan.
>>> Koleksi Game Klasik LEGO Harry Potter Segera Hadir di Nintendo Switch 2
Hasil persidangan ini berpotensi besar memengaruhi arah peluncuran platform digital masa depan seperti PlayStation 6.