Gal Gadot memberikan tanggapan terbuka mengenai perlakuan terhadap para bintang DC Extended Universe saat transisi kepemimpinan.
Ia menyoroti bagaimana situasi Henry Cavill serta proyek sekuel film ketiganya ditangani oleh pihak studio.
Dalam siniar Happy Sad Confused bersama Josh Horowitz, Gadot menyebutkan bahwa studio awalnya berencana untuk mengembangkan film tersebut.
Namun kenyataan yang terjadi justru berbeda dari apa yang telah disampaikan kepada dirinya.
Tanggapan Soal Penanganan Studio
Menurut Gadot, situasi yang dialami Henry Cavill tidak ditangani dengan cara yang elegan.
Hal serupa juga dirasakan oleh sutradara Patty Jenkins dalam proses yang berjalan.
Meski demikian, Gadot menegaskan bahwa dirinya tidak menyimpan dendam pribadi atas keputusan tersebut.
Ia memahami bahwa para pimpinan baru studio sedang menjalankan apa yang mereka yakini.
Situasi Cavill sendiri dinilai lebih rumit karena keterlibatan pihak ketiga seperti Dwayne Johnson.
Johnson sempat bersikeras membawa kembali Cavill sebagai Superman dalam adegan penutup film Black Adam.
Harapan untuk Masa Depan
Terlepas dari berbagai polemik tersebut, Gadot tetap menyampaikan harapan baik bagi masa depan karakter Wonder Woman.
Ia berharap pemeran penggantinya nanti dapat membawakan karakter tersebut dengan penuh rasa hormat.
Hingga kini, pihak DC Studios masih belum mengumumkan secara resmi siapa yang akan menggantikan posisi Gadot.
Rekomendasi
Awas! Sering Dijalani Pekerja Kantoran, Ini Bahaya Mager atau Sedentary Lifestyle
LINE Indonesia Luncurkan Layanan Baru, GOKS Platform Diskon untuk Mahasiswa
MGID Merevolusionerkan Penciptaan Gambar bagi Pengiklan dengan Integrasi Generatif AI
10 Komik Garfield Terbaik yang Menampilkan Liz Wilson dan Peringkatnya
Taylor Sheridan Ubah Format Episode Lioness Season 3 Jelang Final