Disney kerap mengandalkan zona nyaman berupa franchise besar untuk mendulang pendapatan fantastis setiap tahun.
Namun, tidak semua properti intelektual tersebut harus terus dilanjutkan tanpa batas.
>>> Subkelas Wizard Terbaru D&D Berikan Peran Ideal untuk Pemain Bard
Franchise Disney yang Sebaiknya Diakhiri
Toy Story menjadi salah satu contoh utama yang dinilai sudah waktunya berhenti.
Film ketiganya sudah memberikan penutup yang sempurna, sementara sekuel setelahnya hanya mengandalkan faktor nostalgia.
Selain itu, nasib serupa juga dialami oleh Pirates of the Caribbean.
>>> Pemeran Zoro Ungkap Harapan Panjang untuk Serial One Piece Netflix
Film-film terbarunya tidak lagi mendapat sambutan hangat seperti trilogi pertamanya.
Properti yang Layak Mendapat Perhatian Lebih
Di sisi lain, Disney memiliki sejumlah aset berharga yang justru belum digarap secara maksimal.
Serial Percy Jackson and the Olympians menyimpan potensi besar berkat basis penggemar dan mitologi yang kaya.
>>> Bleach Thousand-Year Blood War Umumkan Jadwal Baru Rilis Sulih Suara Bahasa Inggris
Sayangnya, studio sering kali kurang memberikan prioritas produksi yang sepadan bagi serial tersebut.
