Sejak Eiichiro Oda menyatakan bahwa manga One Piece telah memasuki saga terakhirnya, para penggemar terus mempertanyakan sisa durasi perjalanan kelompok Bajak Laut Topi Jerami.
Monkey D. Luffy dan rekan-rekannya kini tengah menghadapi sejumlah musuh terberat di pulau raksasa Elbaph.
>>> Star Trek's Forgotten Spinoff Memasuki Akhir Perjalanan Resminya
Dalam perhelatan One Piece Day, Eiichiro Oda akhirnya memberikan estimasi durasi waktu tambahan yang ia perlukan.
Sang mangaka mengonfirmasi bahwa dirinya membutuhkan setidaknya empat tahun lagi untuk menceritakan sisa kisah di Grand Line.
Mengingat saga terakhir telah bergulir sejak 2022, pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa seri shonen ini berpotensi berlanjut hingga memasuki tahun 2030-an.
Di sisi lain, estimasi waktu empat tahun ini sempat dianggap sebagai candaan berulang oleh sang kreator karena sering dilontarkan pada arc-arc sebelumnya.
>>> Serial Sci-Fi 90-an Babylon 5 Masih Menyaingi Star Trek Setelah 33 Tahun
Namun, durasi yang panjang tersebut dinilai wajar mengingat masih banyak alur cerita besar yang harus diselesaikan.
Saat ini, Luffy dan krunya sedang bertarung melawan pemimpin Pemerintah Dunia, Imu, di wilayah para raksasa.
Selain itu, misteri harta karun One Piece sendiri belum terungkap ke publik.
Luffy juga harus bertemu kembali dengan mentornya, Shanks, sementara Zoro dinantikan untuk melakoni duel ulang melawan Dracule Mihawk.
>>> Lima Tahun Lalu Sutradara MCU Menghidupkan Kembali Horor Klasik
Seluruh anggota Bajak Laut Topi Jerami juga masih harus mewujudkan impian masing-masing sebelum cerita ini resmi ditutup.
