Shigeru Miyamoto secara terbuka menyampaikan penyesalannya mengenai kehadiran peri Navi dalam permainan The Legend of Zelda: Ocarina of Time.
Navi awalnya diperkenalkan untuk membantu pemain menavigasi lingkungan 3D yang masih baru pada masa peluncuran game tersebut.
>>> Episode Terbaik Guinan di Star Trek TNG Jadi Kisah Waktu Legendaris
Alasan Pengembang Mempertahankan Sistem Navi
Namun, peri tersebut justru sering mengulang frasa yang sama dan memicu kekesalan para pemilik konsol Nintendo 64.
Miyamoto menyatakan bahwa timnya sengaja membiarkan Navi pada tingkat kecerdasan yang rendah agar tidak terlalu membingungkan.
>>> Film Fantasi Matt Damon dan Pedro Pascal Sukses Besar di Netflix
Ia sebenarnya ingin menghapus seluruh sistem tersebut, tetapi keputusan itu dinilai akan membuat permainan menjadi terlalu sulit bagi pemain.
>>> Kisah Film Aksi Kolaborasi Dua Legenda yang Gagal Total di Box Office
Kini, rencana pembuatan ulang Ocarina of Time membuka peluang untuk memperbaiki masalah mekanik Navi yang kerap dikritik.
