Dalam dua dekade terakhir, novel fantasi semakin populer seiring dengan maraknya adaptasi film dan serial TV.
Namun, tidak semua novel fantasi berhasil menembus pasar mainstream dan melahirkan waralaba besar.
>>> Haikyu!! Kembali dengan Volume Baru Character Remix pada September 2026
Beberapa penulis seperti Brandon Sanderson dan Sarah J. Maas memang sudah dikenal luas, tetapi ada pula penulis yang novelnya awalnya tidak dianggap bakal sukses besar.
Kini, novel-novel tersebut justru menjadi fenomena global.
A Game of Thrones karya George R.R. Martin
George R. R.
Martin kini menjadi nama besar, tetapi tidak selalu demikian. Novel-novel awalnya tidak meraih kesuksesan seperti A Song of Ice and Fire.
Bahkan, A Game of Thrones baru masuk daftar bestseller New York Times setelah lebih dari satu dekade, tepatnya pada 2011 menjelang penayangan serial HBO.
Sekuel-sekuelnya mulai mendapat perhatian sebelum adaptasi, yang mungkin mendorong HBO untuk mengangkatnya. Sejak saat itu, cerita ini meledak menjadi fenomena mainstream.
Ketika pertama kali terbit pada 1996, tidak ada yang menyangka novel ini akan menjadi salah satu karya paling berpengaruh dalam genre fantasi.
Fourth Wing karya Rebecca Yarros
Romantasy sedang naik daun pada 2020-an, dengan dua seri paling menonjol: A Court of Thorns and Roses dan Fourth Wing.
Yang pertama didukung kesuksesan Sarah J. Maas sebelumnya, tetapi Fourth Wing lebih mengejutkan.
Novel ini viral di TikTok dan meroket di daftar bestseller setelah rilis pada 2023.
Kejutan ini semakin besar karena Fourth Wing adalah novel fantasi pertama Rebecca Yarros, yang sebelumnya dikenal sebagai penulis romance.
Dengan elemen shadow daddies, naga, dan hubungan enemies-to-lovers, Fourth Wing berhasil menjadi salah satu seri buku terbesar pada 2020-an.
Kesuksesan ini berlanjut dengan sekuel Iron Flame dan Onyx Storm.
>>> 8 Tahun Tayang, Serial Kritis HIDIVE Umumkan Finale
Meski banyak buku fantasi dengan elemen serupa, tidak semuanya melahirkan sekuel yang sangat dinanti seperti seri ini.