Majalah manga Weekly Shonen Jump menghadapi tantangan signifikan setelah laporan terbaru mengungkapkan sirkulasi cetaknya turun di bawah satu juta kopi.
Angka ini merupakan yang terendah sejak tahun 2008.
>>> Film Thriller Aksi Netflix Apex Raih Peringkat 7 Teratas Nielsen 2026
Dari April hingga Juni tahun ini, majalah terbitan Shueisha tersebut hanya mencetak 985.000 kopi. Meskipun angka tersebut masih substansial, ini menandai penurunan drastis dari kejayaan sebelumnya.
Pergeseran ke Era Digital
Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh pergeseran industri media ke arah digital.
Saat ini, tidak ada majalah, baik manga maupun lainnya, yang mampu mencapai sirkulasi di atas satu juta kopi.
Sebagai perbandingan, pada tahun 2017, Weekly Shonen Jump masih memiliki sekitar dua juta kopi cetak dalam periode yang sama.
>>> 5 Serial Anime 2026 yang Terlupakan, dari Komedi Absurd hingga Thriller Sosial
Shueisha sendiri telah beradaptasi dengan merilis publikasinya secara online.
Meskipun demikian, beberapa seri baru yang diharapkan mengikuti kesuksesan besar seperti Dragon Ball dan My Hero Academia belum berhasil mencapai tingkat popularitas yang sama, menyebabkan beberapa di antaranya dibatalkan.
Dengan seri populer seperti Jujutsu Kaisen dan Black Clover yang akan segera berakhir, Shonen Jump perlu menemukan pengganti yang kuat.
>>> 4 Serial Animasi Kultus 2003 yang Layak Ditonton dari Awal Hingga Akhir
Adaptasi anime yang akan datang untuk Kagurabachi pada tahun 2027 diharapkan dapat memberikan dorongan yang dibutuhkan.