⌂ Beranda News 5 Karakter DC yang Dulu Terabaikan Kini Jadi Favorit Penggemar

5 Karakter DC yang Dulu Terabaikan Kini Jadi Favorit Penggemar

5 Karakter DC yang Dulu Terabaikan Kini Jadi Favorit Penggemar
Ilustrasi: 5 Karakter DC yang Dulu Terabaikan Kini Jadi Favorit Penggemar
A A Ukuran Teks16px

DC Comics memiliki sejarah panjang dalam menciptakan karakter superhero ikonik, mulai dari Superman hingga Batman. Namun, tidak semua karakter langsung menjadi bintang besar.

Beberapa karakter justru harus melewati masa-masa sulit dan ketidakpopuleran sebelum akhirnya menemukan tempat di hati para penggemar.

>>> Lord Zedd: Debut Ikonik Penjahat Power Rangers 31 Tahun Lalu

Aquaman: Dari Anggota Tak Berguna Menjadi Ikon

Aquaman, yang telah ada sejak era Golden Age, dulunya tidak pernah mencapai popularitas masif.

Ia lebih sering muncul dalam fitur cadangan atau buku tim seperti Justice League of America.

Keikutsertaannya dalam serial SuperFriends memberinya citra sebagai anggota tim yang paling tidak berguna, terutama di luar air. Citra negatif ini merembet ke komik, membuat penggemar kurang menyukainya.

Baru pada akhir 1990-an, melalui komik karya Peter David, Aquaman mulai dikenalkan sebagai sosok yang lebih tangguh, mampu melawan monster laut dan dewa laut liar, serta melindungi takhta Atlantis.

Perlahan namun pasti, Aquaman kembali menjadi ikon yang diakui ketangguhannya oleh para penggemar.

Justice Society: Kebangkitan Tim Super Pertama

Justice Society of America (JSA) adalah tim superhero pertama yang kita kenal. Setelah Perang Dunia II, popularitas superhero menurun dan JSA sempat menghilang.

Mereka kembali pada 1960-an di Earth-Two dan muncul di Justice League of America.

Meskipun sempat mendapat perhatian pada awal 1980-an, Crisis on Infinite Earths membuat nasib JSA tidak menentu.

>>> Daftar Lengkap Karakter Anime Demon Slayer: Dari Protagonis Hingga Antagonis

Upaya peluncuran ulang pada awal 1990-an gagal, namun kisah seperti The Golden Age, Starman (Vol. 2), dan Sandman Mystery Theatre berhasil membawa nuansa Golden Age ke era 90-an.

Kemunculan kembali di JLA dan buku solo JSA pada 1999 menjadikannya salah satu buku tim terbaik di awal tahun 2000-an, dan kini menjadi salah satu tim paling dicintai.

Dream of the Endless, karakter sentral dalam komik The Sandman, sempat berada di ambang pembatalan di awal penerbitannya.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru