Dalam cerita "Spider-Man: Brand New Day", Peter Parker secara resmi menjadi Tony Stark baru di Marvel Cinematic Universe (MCU) dengan menciptakan senjata paling berbahaya.
Kecerdasan ilmiah Peter Parker, yang bahkan dikagumi oleh Tony Stark, menjadi kunci kemampuannya. Namun, dalam film superhero, kejeniusan ilmiah seringkali berujung pada konsekuensi negatif.
>>> 14 Komik Strip Terbaik untuk Penggemar The Far Side
Penemuan Inhibitor Universal
Menghadapi mutasi kekuatan supernya, Spider-Man mengembangkan teknologi inhibitor yang awalnya terikat pada kekuatannya sendiri. Ia berhasil menciptakan medan inhibitor yang efektif menekan kekuatan super berbasis DNA.
Teknologi ini terbukti sangat efektif, bahkan pada individu berkekuatan super seperti Jean Grey, meskipun tidak bekerja pada Hulk karena ketebalan kulitnya.
Penemuan ini mengingatkan pada kerah inhibitor yang digunakan di komik X-Men untuk melucuti kekuatan mutan.
>>> Game Roguelite My Hero Academia Rilis Minggu Ini Setelah 700 Ribu Pendaftar
Potensi Penyalahgunaan Senjata
Kemampuan menekan kekuatan super ini memiliki potensi besar untuk disalahgunakan. Pihak seperti Damage Control di MCU mungkin akan berusaha memproduksi teknologi serupa untuk tujuan militeristik.
Inhibitor universal ini dapat menetralkan berbagai jenis kekuatan super, termasuk yang dimiliki oleh Captain America, Black Panther, dan Ms. Marvel, meskipun tidak efektif terhadap penyihir atau alien.
>>> Pahlawan Patriotik DC yang Jarang Dikenal: Uncle Sam, Versi Captain America dari Penerbit Lain
Potensi penyalahgunaan teknologi ini sangat mengkhawatirkan, mengingat kemampuannya untuk mengubah pahlawan terkuat menjadi manusia biasa tanpa kekuatan.