⌂ Beranda News The Mummy: Dari Horor Klasik ke Petualangan Spektakuler, Lalu Terpuruk

The Mummy: Dari Horor Klasik ke Petualangan Spektakuler, Lalu Terpuruk

The Mummy: Dari Horor Klasik ke Petualangan Spektakuler, Lalu Terpuruk
Ilustrasi: The Mummy: Dari Horor Klasik ke Petualangan Spektakuler, Lalu Terpuruk
A A Ukuran Teks16px

Universal Pictures, studio di balik ikon horor klasik seperti Dracula dan Frankenstein, memiliki sejarah panjang dalam menciptakan waralaba yang bertahan lama.

Salah satu karakter mereka, The Mummy, telah melalui perjalanan paling unik, bertransformasi dari horor hitam-putih menjadi petualangan penuh warna.

>>> 5 Komik Marvel Standalone yang Bisa Dibaca Tanpa Konteks, Termasuk Penggemar MCU

Pada Mei 1999, sutradara Stephen Sommers merilis interpretasi baru The Mummy yang meninggalkan nuansa seram demi aksi petualangan ala Indiana Jones.

Dibintangi Brendan Fraser sebagai Rick O'Connell dan Rachel Weisz sebagai Evelyn Carnahan, film ini sukses besar di pasaran.

Film ini berhasil menarik audiens luas dengan memadukan aksi, humor, dan visual yang memukau, menghasilkan lebih dari $400 juta di seluruh dunia.

Kesuksesan ini berlanjut pada sekuelnya, The Mummy Returns, yang juga meluncurkan karier Dwayne Johnson.

Kesalahan Formula di Sekuel Ketiga

Namun, formula yang sukses ini diubah drastis pada film ketiga, The Mummy: Tomb of the Dragon Emperor, yang dirilis pada Agustus 2008.

Stephen Sommers tidak lagi menyutradarai, dan perubahan terbesar adalah penggantian aktris utama.

Rachel Weisz tidak kembali memerankan Evelyn, digantikan oleh Maria Bello. Meskipun Brendan Fraser tetap bermain, hilangnya chemistry antara karakter utama terasa signifikan.

Meskipun film ini masih meraup lebih dari $400 juta secara global, performa komersialnya merupakan yang terlemah di antara trilogi tersebut.

Kritikus dan penonton mengecam perubahan formula, penggantian aktris, serta ketergantungan pada CGI.

>>> Mengenal Script Fish It: Fitur, Cara Pakai, dan Risikonya di Roblox

Kegagalan ini membuat Universal menghentikan sementara waralaba The Mummy versi Brendan Fraser.

Upaya Reboot yang Gagal dan Harapan Baru

Pada tahun 2017, Universal mencoba meluncurkan kembali monster-monsternya melalui 'Dark Universe' yang diawali oleh film The Mummy yang dibintangi Tom Cruise.

Namun, film ini gagal secara komersial dan kritis, mengubur rencana 'Dark Universe'.

Interpretasi lain muncul pada 2026 dengan film yang disutradarai Lee Cronin, berfokus pada cerita horor possession.

Meskipun mendapat sambutan beragam, film ini tidak mencapai kesuksesan box office yang diharapkan.

Kini, harapan kembali membuncah.

Universal Pictures dilaporkan telah mengamankan kesepakatan bagi Brendan Fraser dan Rachel Weisz untuk kembali memerankan Rick dan Evelyn O'Connell dalam film The Mummy keempat.

Film baru ini akan disutradarai oleh duo Matt Bettinelli-Olpin dan Tyler Gillett, yang dikenal dengan karya mereka pada franchise Scream dan Ready or Not.

>>> 5 Situs Nonton Anime Legal Terbaik dengan Subtitle Indonesia

Produksi dikabarkan akan kembali mengandalkan efek praktis dan lokasi nyata, mengingatkan pada elemen yang membuat film awal sukses.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru