⌂ Beranda News Spider-Man & The Odyssey Pecahkan Rekor Box Office Akhir Pekan

Spider-Man & The Odyssey Pecahkan Rekor Box Office Akhir Pekan

Spider-Man & The Odyssey Pecahkan Rekor Box Office Akhir Pekan
Ilustrasi: Spider-Man & The Odyssey Pecahkan Rekor Box Office Akhir Pekan
A A Ukuran Teks16px

Pendapatan box office akhir pekan ini mencatat angka yang luar biasa, dengan The Odyssey dan Spider-Man: Brand New Day mendominasi, menghasilkan lebih banyak uang dalam satu akhir pekan dibandingkan yang pernah tercatat sebelumnya.

The Odyssey berhasil melampaui total pendapatan Oppenheimer sebesar $330 juta dalam waktu kurang dari dua minggu.

>>> 5 Trilogi Film Marvel yang Dirusak oleh Satu Angsuran yang Kurang Memuaskan

Sementara itu, Spider-Man: Brand New Day mencatatkan diri sebagai pembukaan akhir pekan terbesar kedua sepanjang masa, hanya kalah dari Avengers: Endgame.

Melampaui Proyeksi Awal

Meskipun hype seputar kedua film ini sudah tinggi, pencapaian pendapatan mereka yang jauh melampaui proyeksi awal menjadi kejutan.

Saat ini, The Odyssey sudah masuk dalam lima besar pembukaan terbesar tahun 2026, bersanding dengan film-film seperti Toy Story 5 dan The Super Mario Galaxy Movie.

Diperkirakan dalam 12 jam ke depan, Spider-Man: Brand New Day akan menyusul dan menggantikan salah satu posisi tersebut.

Meskipun The Odyssey telah tayang lebih lama, film ini akan terus mendominasi bioskop IMAX untuk waktu yang lebih lama.

Kedua film diprediksi akan terus meraup keuntungan hingga musim gugur sebelum akhirnya tersedia di platform streaming.

>>> Perkiraan Spesifikasi PC untuk GTA VI: Cek Kebutuhan Minimum dan Rekomendasi

Ulasan awal untuk Spider-Man: Brand New Day mendapat pujian dari kritikus dan penonton, banyak yang menyebutnya sebagai film Marvel terbaik dalam bertahun-tahun, dibuktikan dengan rating audiens sebesar 98%.

Seorang kritikus, Gissane Sophia, menggambarkannya sebagai cerita yang membumi, mentah, dan penuh kerentanan yang menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya tidak memikul tanggung jawab sendirian.

Di sisi lain, The Odyssey menghadapi kritik dari Emily Wilson, penulis terjemahan yang menjadi inspirasi utama adaptasi Nolan, serta para arkeolog dan sejarawan.

Namun, penonton umum tampaknya tetap terpesona oleh skala epik dan jajaran bintang dalam film tersebut.

Kritikus Max Weiss menyatakan bahwa ini adalah pesta Nolan di mana ia bebas berkreasi.

Ia berhasil menghidupkan kembali puisi epik klasik, memodernisasikannya dengan cara yang tidak sembarangan, dan memanfaatkan seluruh perangkat sinematik yang dimilikinya.

>>> Justice League Unlimited: Menghadapi Ekspektasi Tinggi Pembaca DC

Secara keseluruhan, kedua film ini telah membuktikan status epiknya dan diperkirakan akan bertahan hingga akhir Desember.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru