Hollywood memang gemar mengadaptasi komik menjadi film. Namun, adaptasi juga berjalan dua arah.
Banyak waralaba film populer yang dunianya justru diperluas lewat komik dari penerbit seperti Dark Horse, IDW, hingga Marvel.
>>> Avengers: Doomsday Masih Menyembunyikan Satu Tim Avengers Penuh
Komik-komik ini menawarkan prekuel, sekuel, hingga alur alternatif yang seru dan kadang lebih baik dari filmnya.
Alien
Film Alien karya Ridley Scott mengubah horor fiksi ilmiah, dan sekuelnya, Aliens, menjadi film aksi ikonik.
Kisah manusia yang bertahan melawan Xenomorph dilanjutkan dalam komik Dark Horse dan Marvel.
Aliens: Outbreak mengikuti Newt yang sudah dewasa, sementara Aliens: Labyrinth mengeksplorasi struktur sarang Xenomorph.
Komik Alien juga sering menampilkan crossover epik, seperti Aliens vs. Avengers yang memperlihatkan Marvel Universe menghadapi kiamat Xenomorph.
Indiana Jones
Trilogi asli Indiana Jones memang menyenangkan, tetapi sekuelnya kurang memuaskan.
Komik dari Dark Horse dan Marvel berhasil menangkap estetika petualangan pulp ala trilogi asli dan komik era keemasan.
Indiana Jones dan the Fate of Atlantis menampilkan petualangan melawan monster laut, sementara Indiana Jones and the Iron Phoenix mengejar batu filsuf.
Komik lain juga mengeksplorasi masa muda Indiana Jones, memberi wawasan tentang bagaimana ia menjadi arkeolog ikonik.
Army of Darkness
Waralaba Evil Dead garapan Sam Raimi terkenal dengan horor dan humor gelapnya.
>>> Black Clover Akhirnya Ungkap Misteri Ayah Asta dan Alasan Tak Pernah Muncul
Setelah trilogi asli berakhir, Dynamite Entertainment melanjutkan petualangan Ash Williams melawan Deadite.
Komiknya mempertahankan humor gelap khas film, dengan Ash bertarung melintasi waktu dan ruang.
Ash juga tampil dalam berbagai crossover, termasuk melawan Freddy Krueger dan Jason Voorhees.
Robocop
Film Robocop asli adalah film aksi fiksi ilmiah yang ikonik dan berdarah.
Marvel memperluas dunianya dengan komik yang lebih liar, menampilkan Robocop melawan geng motor terbang, robot sampah pembunuh, hingga dinosaurus.
BOOM! Studios juga menerbitkan Robocop vs. Terminator karya Frank Miller, yang memperlihatkan Robocop melindungi dunia dari Skynet.
Meski lebih aksi dan tak masuk akal, komik ini tetap mempertahankan nuansa horor tubuh dan eksistensialisme yang membuat filmnya hebat.
Predator
Predator, musuh bebuyutan Xenomorph, juga punya banyak komik.
Komik Dark Horse dan Marvel memperluas alam semesta Predator dengan mengungkap budaya Yautja dan perburuan mereka di Bumi.
Beberapa komik mengambil latar periode sejarah yang berbeda, seperti Predator: Nemesis di London era Victoria dan Predator: Cold War di Siberia tahun 1990-an.
>>> Black Torch: Anime Shonen Baru Crunchyroll yang Membentuk Pahlawan Shonen Ideal
Predator juga sering tampil dalam crossover dengan properti lain.
