⌂ Beranda News 10 Tahun Lalu, Game Co-Op Kacau Ini Mengubah Multiplayer Selamanya

10 Tahun Lalu, Game Co-Op Kacau Ini Mengubah Multiplayer Selamanya

10 Tahun Lalu, Game Co-Op Kacau Ini Mengubah Multiplayer Selamanya
Ilustrasi: 10 Tahun Lalu, Game Co-Op Kacau Ini Mengubah Multiplayer Selamanya
A A Ukuran Teks16px

Dunia multiplayer saat ini didominasi oleh permainan online yang menghubungkan pemain dari berbagai belahan dunia.

Namun, dulu multiplayer lebih sering dimainkan secara lokal bersama teman atau keluarga di ruang yang sama.

>>> God of War Series Kembali Recast Dua Karakter Utama di Musim 2

Seiring waktu, mode lokal mulai ditinggalkan demi koneksi online.

Akan tetapi, kebangkitan kembali couch co-op berawal dari tempat yang tak terduga: sebuah game yang menempatkan empat pemain di dapur dengan tugas memasak sederhana, timer, dan segala hal yang justru menghalangi mereka.

Game tersebut adalah Overcooked, yang pertama kali dirilis pada 2 Agustus 2016. Game ini berhasil mengubah komunikasi, koordinasi, kesalahan, dan teriakan panik menjadi inti dari bermain bersama.

Dikembangkan oleh Ghost Town Games dan diterbitkan oleh Team17, Overcooked sengaja dirancang untuk multiplayer lokal yang kacau hingga empat pemain.

Para pengembang bahkan sempat diberi tahu bahwa mungkin tidak ada audiens untuk multiplayer lokal, menurut Phil Duncan, salah satu pendiri Ghost Town Games.

Kesuksesan game ini membuktikan sebaliknya. Yang menarik, para pengembang lain segera menyadari bahwa formula ini bisa diterapkan pada hampir semua hal.

Overcooked Membuat Hal Biasa Menjadi Kacau

Kehebatan Overcooked sebenarnya bukan tentang memasak. Memasak hanyalah kerangka yang sangat baik untuk gameplay kooperatif.

Pemain dapat langsung memahami cara memotong bahan, menyiapkan makanan, mencuci piring, dan mengirim pesanan.

Kompleksitas muncul ketika tugas-tugas dasar itu harus dilakukan di dapur yang semakin tidak bersahabat, serta hubungan pertemanan yang semakin tegang akibat kesalahan yang merugikan.

Game ini dirancang untuk koordinasi fisik antar pemain, bukan resep yang rumit. Para pengembang lebih tertarik pada bagaimana memasak bisa menyatukan orang daripada simulasi detail memasak.

Dengan menjaga resep tetap sederhana, gameplay bisa fokus pada kekacauan.

Kekacauan ini disajikan melalui desain level yang aneh, gimmick lucu, dan kebingungan sederhana saat pemain menavigasi semua itu.

Desain tersebut menciptakan kenangan multiplayer paling lucu yang bisa dihasilkan sebuah game.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru