Star Trek kembali menyorot salah satu ras alien paling ikonik dan kurang dihargai, Andorian. Dalam seri komik terbaru, ras berkulit biru ini mendapat sorotan baru yang menarik.
Star Trek: Red Shirts - Ghost of the 21st Century #1 dirilis oleh IDW Publishing pada 22 Juli. Seri ini menghadirkan misteri Starfleet yang gelap dan mengerikan.
>>> 5 Anime Sci-Fi Terbaik Tahun 2020-an, dari Pluto hingga Cyberpunk: Edgerunners
Ditulis oleh Gerry Duggan dengan gambar oleh Scott Buoncristiano, seri ini merupakan sekuel dari miniseri Red Shirts tahun lalu.
Karakter Andorian Baru yang Berbahaya
Ghost of the 21st Century #1 memperkenalkan Lyna Taval, seorang wanita Andorian yang menjadi kekasih Harry Deubert, seorang petugas keamanan.
Harry menemukan barang selundupan di dalam tubuh rekannya yang tewas, mengungkap Section Null, direktori rahasia Starfleet yang menjadikan red shirts sebagai aset dalam konspirasi kriminal.
Lyna ternyata anggota Andorian Security Services yang menyamar untuk menyusup ke Section Null.
Di akhir edisi pertama, dia menangkap Harry dan berkata, "Kamu ditahan, dan kamu akan bersaksi tentang semua yang dilakukan Section Null."
Dia memberi tahu rekan-rekannya, "Satu turun. Masih banyak lagi.
Miller telah mengambil skor terakhirnya... dan membunuh Red Shirt terakhirnya."
>>> 5 Kartu Pokémon Secret Rare Termahal yang Bikin Koleksi Kamu Makin Berharga
IDW mengisyaratkan bahwa penangkapan Deubert oleh Lyna akan berdampak besar pada edisi mendatang. Sinopsis edisi kedua, yang rilis 9 September, menyebut Harry akan menghadapi Chief Officer Miller.
Lyna menawarkan wawasan baru tentang bangsa Andorian.
Dalam sejarah Star Trek, ras alien berkulit pucat ini digambarkan sangat bersemangat, setia, dan militeristik, terikat oleh kode kehormatan yang ketat dan tidak percaya pada orang luar.
Kisah Cinta yang Berpotensi
Harry dan Lyna mungkin memulai dengan buruk, tetapi mereka kemungkinan akan berakhir lebih baik. Sinopsis edisi ketiga, yang rilis 14 Oktober, mengisyaratkan percikan api di antara mereka.
"Mata-mata Andorian Lyna Taval dan mantan pengebom Harry Deubert hanya bisa saling mengandalkan, tetapi keduanya dicari oleh musuh mereka...
dan oleh satu sama lain. Dan itu memperumit segalanya," demikian bunyi sinopsisnya.
Mereka harus melawan pengkhianat terbesar mereka, Chip Miller, yang mencuci latinum dalam mayat red shirts. Namun, kebusukan di Starfleet lebih dalam dari satu orang.
>>> Fans Final Fantasy Mulai Lelah dengan Game Paling Ikonik di Waktu yang Kurang Tepat
Star Trek: Red Shirts - Ghost of the 21st Century #1 kini tersedia dari IDW Publishing.