Lima tahun lalu, tepatnya pada 30 Juli 2021, Disney merilis film Jungle Cruise yang diharapkan mampu mengulang kesuksesan franchise Pirates of the Caribbean.
Namun, alih-alih sukses, film yang dibintangi Dwayne Johnson dan Emily Blunt itu justru menimbulkan kerugian lebih dari 150 juta dolar AS atau sekitar Rp2,3 triliun.
Upaya Disney Meniru Formula Sukses Pirates
Pirates of the Caribbean sukses besar setelah diadaptasi dari wahana taman bermain Disneyland.
Film pertamanya, The Curse of the Black Pearl (2003), meraup 654,3 juta dolar AS di seluruh dunia.
Kesuksesan itu mendorong Disney untuk mengadaptasi wahana lain, termasuk Jungle Cruise yang telah dalam pengembangan sejak 2004.
Dengan anggaran produksi 200 juta dolar AS dan deretan bintang seperti Dwayne Johnson, Emily Blunt, serta Jesse Plemons, Disney optimis Jungle Cruise akan menjadi franchise baru.
Penyebab Kerugian Besar Jungle Cruise
Jungle Cruise sebenarnya membuka dengan cukup baik, meraup 34,2 juta dolar AS di dalam negeri pada akhir pekan pertama.
Namun, pandemi COVID-19 varian Delta yang melonjak dan keputusan Disney merilis film secara bersamaan di Disney+ Premier Access membuat pendapatan box office merosot tajam.
Total pendapatan global Jungle Cruise hanya mencapai 220,9 juta dolar AS, jauh dari titik impas yang membutuhkan setidaknya 400 juta dolar AS.
Setelah memperhitungkan biaya pemasaran dan distribusi, Disney diperkirakan mengalami kerugian minimal 150 juta dolar AS.
Akibatnya, rencana sekuel pun dibatalkan meskipun film ini mendapat skor penonton 92% di Rotten Tomatoes.
Jungle Cruise kini tersedia untuk streaming penuh di Disney+.
Rekomendasi
Awas! Sering Dijalani Pekerja Kantoran, Ini Bahaya Mager atau Sedentary Lifestyle
LINE Indonesia Luncurkan Layanan Baru, GOKS Platform Diskon untuk Mahasiswa
MGID Merevolusionerkan Penciptaan Gambar bagi Pengiklan dengan Integrasi Generatif AI
5 Kisah Modern Doctor Who Paling Menyeramkan yang Bikin Sulit Tidur
Episode Terbaru Lanterns Raih Rating Tertinggi di IMDb