Serial House of the Dragon, yang diadaptasi dari buku George R. R.
Martin, Fire & Blood, diprediksi akan berakhir tragis bagi para Targaryen.
>>> Penggemar Marvel Khawatir Jadwal Syuting 'Secret Wars' Terpisah dari 'Doomsday'
Perang saudara yang dikenal sebagai Dance of the Dragons ini diperkirakan akan menimbulkan kerugian besar bagi kedua belah pihak, Black dan Green.
Salah satu dampak terburuk dari konflik ini adalah berkurangnya jumlah naga secara drastis.
Kematian para naga ini diprediksi akan menjadi adegan yang paling menyakitkan untuk disaksikan, bersamaan dengan nasib karakter favorit penonton.
Namun, ada dua karakter yang nasibnya berpotensi diubah dalam serial dibandingkan dengan materi sumber aslinya.
Penulis serial ini diharapkan mengambil jalan tersebut, terutama karena kedua karakter ini telah berhasil membuat penonton bersimpati.
Setelah episode 6 musim 3, Daeron Targaryen dan Ser Gwayne Hightower menjadi karakter yang diharapkan mendapat sedikit kelegaan.
Secara teknis, buku Fire & Blood dan beberapa perubahan yang telah dibuat serial ini memungkinkan hal tersebut.
Perubahan Nasib Daeron Targaryen dan Gwayne Hightower
Lord Ormund Hightower mungkin tidak banyak menimbulkan simpati karena intrik dan seksismenya, namun ada beberapa karakter yang sangat disayangkan jika harus binasa di Tumbleton.
Termasuk Daeron Targaryen, yang merupakan anak paling menyenangkan dari Alicent, serta Ser Gwayne Hightower.
Keduanya adalah anggota paling tulus dari faksi Green yang tersisa. Beberapa adegan yang menampilkan interaksi mereka membuat penonton berharap keduanya bisa lolos dari Dance of the Dragons.
Momen kerentanan Daeron menunjukkan bahwa ia hanyalah seorang anak yang terseret ke dalam perang oleh orang dewasa di sekitarnya yang mementingkan diri sendiri.
Sementara itu, frustrasi Gwayne terhadap perang dan orang-orang yang melanjutkannya membuatnya terasa sangat manusiawi dan mudah didekati.
>>> Rumor: Black Panther Baru MCU Muncul di Avengers: Secret Wars Sebelum Film Solo
Secara teknis, House of the Dragon memiliki peluang untuk menyelamatkan kedua karakter ini. Untuk Daeron, buku Fire & Blood memberikan celah jika para kreator memilih untuk memanfaatkannya.