⌂ Beranda News 37 Tahun Lalu, Friday the 13th Hampir Membunuh Waralaba dengan Tipuan Kocak

37 Tahun Lalu, Friday the 13th Hampir Membunuh Waralaba dengan Tipuan Kocak

37 Tahun Lalu, Friday the 13th Hampir Membunuh Waralaba dengan Tipuan Kocak
Ilustrasi: 37 Tahun Lalu, Friday the 13th Hampir Membunuh Waralaba dengan Tipuan Kocak
A A Ukuran Teks16px

Tiga puluh tujuh tahun lalu, tepatnya pada 28 Juli 1989, Friday the 13th Part VIII: Jason Takes Manhattan tayang di bioskop.

Film ini diiklankan sebagai petualangan Jason Voorhees di New York City, menjanjikan sesuatu yang baru setelah tujuh film berlatar di Camp Crystal Lake.

>>> 4 Serial Anime Dark Fantasy yang Layak Disebut Mahakarya

Namun, yang diterima penonton sangat berbeda. Sebagian besar film justru berlatar di atas kapal SS Lazarus yang membawa sekelompok siswa menuju New York.

Jason naik ke kapal dan mulai membunuh satu per satu, sementara para remaja berdebat apakah Jason benar-benar ada.

Hanya sekitar 20 menit dari total durasi film yang benar-benar berlatar di New York.

Adegan ikonik Jason mengejar Rennie di Times Square pun sebagian besar syutingnya dilakukan di Vancouver karena keterbatasan anggaran.

Kekecewaan Penggemar dan Dampak Box Office

Banyak penggemar kecewa karena film gagal memenuhi janji pemasarannya. Namun, masalah tidak berhenti di situ.

>>> 10 Film Sci-Fi Paling Dicintai Sepanjang Masa, dari '2001' hingga 'Interstellar'

Friday the 13th Part VIII hanya meraup sedikit di atas $14 juta dari anggaran $5 juta, menjadikannya film dengan pendapatan terendah dalam sejarah waralaba.

Akhir film juga meninggalkan kebingungan. Jason tenggelam dalam limbah beracun di selokan New York dan berubah menjadi anak kecil.

Kematian yang konyol ini membuat penulis kesulitan melanjutkan cerita.

Empat tahun kemudian, Jason Goes to Hell: The Final Friday (1993) dirilis sebagai sekuel yang kontroversial.

>>> Game Gratis PlayStation Plus Agustus 2026 Dikonfirmasi Lebih Awal

Meski demikian, waralaba Friday the 13th akhirnya bangkit kembali, membuktikan bahwa franchise ini bisa bertahan dari segala rintangan.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru